Menikmati Kuliner ditemani Aliran Sungai Cisadane Di Dermaga Makassar Seafood

09:13 Ani Berta 27 Comments

The Breeze BSD,  7 Januari 2016 – Undangan mencoba Kuliner Makassar di Dermaga Makassar Seafood dari Sinarmas land melalui Mas Agung Han, langsung saya iyakan saat itu, karena saya suka sekali makanan khas Makassar yang punya rasa kuat di bumbunya yang kaya rempah. Apa lagi seafood nya. Ini mengobati rasa kangen saya dengan kuliner Makassar yang pernah dijajal setahun yang lalu saat tugas ke Makassar bersama salah satu provider.

Ruangan bawah indoor

Pemandangan dengan latar Sungai Cisadane

Outdoor Dermaga Makassar Seafood

Dermaga Makassar Seafood The Breeze

Restoran yang luas, hijau dan tenang berada di kawasan The Breeze BSD, tak jauh dari Office Green Park dengan pemandangan ruang terbuka hijau serta aliran Sungai Cisadane di pinggir restoran. Menambah sejuk dan membangkitkan selera makan di sana. Sebelum menyantap menu, kami tergoda untuk berfoto-foto di sekitar restoran ditemani Mba Mitha, Mba Steffi dan Pak Alexander Mogi. Kami, bersama Mas Agung Han, Mas Rushan dan Mba Marla tak menyia-nyiakan spot menarik yang ada di sekitar restoran.

Dermaga Makassar yang resmi dibuka pada 10 Desember 2015 ini menyajikan hidangan seafood khas Makassar secara tradisional modern dan mengeksplorasi kekayaan laut Indonesia beserta bumbu-bumbu terbaik dari tanah air.

Kelebihan lain dari Dermaga Makassar Seafood adalah semua bahan baku didatangkan dari supplier dalam keadaan segar. Setelah sampai di restoran, semua bahan, mulai dari ikan, udang dan lain-lain diperlakukan dengan treatment yang tepat. Seperti kata Pak Alex, bahwa ikan yang sudah masuk freezer dan dikeluarkan lalu lama di luar, usahakan untuk tidak memasukan kembali ke dalam freezer karena jika ikan ke luar masuk freezer, akan merusak struktur daging ikan.

Menu andalan Dermaga Makassar adalah sebagai berikut :


Ikan Kudu-Kudu Telur Asin

Kudu-Kudu Telur Asin.
Ikan Kudu-Kudu hanya terdapat di perairan Sulawesi. Ini sangat istimewa tentunya. Bentuk ikan cenderung bulat dan membentuk limas karena kulitnya yang keras seperti tempurung, ikan ini tak mempunyai duri. Rasanya gurih dan balutan telur asin dengan bumbu yang menyatu, renyah dan unik. Rasa ikannya legit dan bikin ketagihan.

Ikan Sukkang Rica Merah
Ikan Sukkang Rica Merah
Ikan Sukkang juga khas dari perairan Sulawesi, rasanya legit dan menu Ikan Sukkang Rica Merah di Dermaga Makassar Seafood pedasnya sangat pas dan bumbu rempahnya meresap ke dalam ikan. Ini adalah menu andalan.

Kerang Bambu Steam Bawang Putih

Kerang Bambu Steam Bawang Putih
Saya baru mencicipi kerang bambu. Bentuk cangkangnya memang seperti bambu dan dagingnya gurih, di-steam bersama bumbu rempah dan bawang putih utuh, rasanya jadi seimbang dan istimewa.

Kerapu Dabu-Dabu

Kerapu Dabu-Dabu
Ikan Kerapu hidup cantik penampilannya, rasanya gak tega memakannya. Tapi pas sudah matang tak terlihat bekas-bekas keindahannya. Yang ada hanyalah kelezatan yang menyatu dengan Sambal Dabu-Dabu yang terbuat dari tomat hijau segar.

Sup Ikan Bandeng Cabut Tulang - Dermaga palumara
Sup Ikan Bandeng Dermaga Palumara
Ikan Bandeng yang lebih dikenal sebagai Ikan Bolu oleh Orang Makassar, rasanya gurih, lunak dan tidak bau tanah. Proses memasaknya pasti istimewa ini, sup dengan kuah yang segar. Paduan rasa gurih, asam dan pedas yang pas. Cocok dimakan dengan nasi hangat.

Kepiting Bakar lada Hitam

Kepiting Bakar Lada Hitam
Ukuran kepiting di Dermaga Makassar Seafood ukurannya besar, menurut Pak Alexander Mogi, kepiting-kepiting yang diolah di restoran ini, didatangkan langsung dari Papua. Dagingnya banyak dan penuh dalam setiap bagian cangkangnya. Bumbu yang didominasi lada hitam dalam menu ini juga meresap dan tambah asyik menyantapnya.

Cumi Bakar Lada Hitam

Cumi Bakar Lada Hitam
Cumi ukuran besar yang dibakar dengan bumbu rempah khas Makassar. Juara banget pokoknya, cumi tidak alot dan paling suka kalau bumbu meresap seperti ini.

Kangkung Seafood Hotplate

Kangkung Seafood Hotplate
Kangkung adalah sayuran wajib dalam setiap menu seafood, tekstur sayuran yang menyatu dengan cumi, telur puyuh dan bumbu membuat saya tak berhenti menyantap sayuran favorit saya ini.

Baby Buncis Orak Arik

Baby Buncis Orak Arik
Kalau makan Seafood tanpa sayuran rasanya belum lengkap. Baby buncis yang manis dan renyah dicampur orak arik telur dan bahan campuran lainnya melengkapi hidangan seafood di Dermaga Makassar Seafood. Dan menu ini menginspirasi saya untuk bikin sendiri di rumah.

Sambal pelengkap

Ikan segar

Sambal pelengkap
Menambah semaraknya menu, Dermaga Makassar Seafood juga memberikan enam sambal andalan, yakni Sambal Dabu-Dabu, Sambal  Terasi, Acar Mangga, Sambal Mangga, Sambal Kacang dan sambal Petis.

Jadi, istimewanya makan di Dermaga Makassar Seafood, semua diolah dengan cara yang fresh, mulai dari bahan baku, bumbu dan tambahan lainnya. Tidak menggunakan bumbu instan atau bumbu yang sudah dibuat dan diawetkan. Jadi, konsepnya benar-benar konvensional tapi berkelas.

Restoran ini buka mulai jam 10 pagi hingga jam 11 malam setiap harinya. Cocok untuk acara gathering atau kumpul bersama keluarga atau teman. Bisa pilih tempatnya di atas muat 250 orang dengan empat ruangan VIP yang connecting. Ruangan bawah restoran pun sama, muat sekitar 250 orang. Jika malam, paling enak makan di area outdoor yang menghadap ke Sungai Cisadane. Gemercik air dan suara binatang-binatang kecil tentunya memeriahkan suasana.

Tempat ini pas buat siapapun yang kangen dengan kuliner Makassar.

You Might Also Like

27 comments:

  1. hmm, menu-menunya menarik banget...enak-enak nih..

    ReplyDelete
  2. Waduhhhhh Teh ani. Pagi-pagi gini baca postingan makanan ini bikin tambah laper teh. Belum sarapan ini.
    Apalagi liat kepiting bakarnya teh. Ngiler.

    ReplyDelete
  3. Ikan Kudu-kuduuuu
    saai sekerang "taste-nya" masih nempel di lidah
    sedikit asin dan lembuutt
    ulsannya lengkap :)
    salam sukses mbak Ani

    ReplyDelete
  4. Saya tertarik banget pengen mencicipi ikan kudu-kudu dan ikan sukkang karena baru kali ini saya tahu. Apalagi saya sekeluarga penggemar makan ikan. Jadi, memang pengen banget cobain :)

    ReplyDelete
  5. Ngiler deh dengan kepiting bakar lada hitam nya, mumpung dekat boleh juga nih dicobain. :D

    ReplyDelete
  6. Alamak..salah alamat aku pagi2 kemari dan belom sarapan :(

    ReplyDelete
  7. Wdiiih tempting bangett niih gambar2 ikangnya..
    Ikan dan makassar...perfect lah
    Masakan ikannya Makassar tuh ga ada yg amis deh...
    Penasaran...
    Pingin ah bawa krucils ke sini. Contekan harganya mana teh?

    ReplyDelete
  8. Aiiiiiiiiiiiiiih enak2 semua Mbak Aniii. Baguslah sekarang ada tempat makan ini di sana. Kuliner khas Makassar jadi makin dikenal dan mudah2an digemari banyak orang Indonesia :)

    ReplyDelete
  9. bisa jadi pilihan untuk bikin seminar dan workshop, nih..

    btw, pagi2 baca artikel ini jadi laperrrr :D

    ReplyDelete
  10. Saya baru tahu ada ikan kudu-kudu dan sukkang. Perairan Indonesia itu kaya ya, masya Allah. Deket rumah nih, sepelemparan sendal jepit aja. Kapan-kapan harus coba.

    ReplyDelete
  11. Pagi-pagi lihat ini jadi kangen sama kuliner makassar >,<

    ReplyDelete
  12. Wuaaahhh laperrr liat masakan yang enak-enak gitu

    ReplyDelete
  13. Woow..sajian menu makan pagi yang lengkap ini... mantap, super spesial, aduuuuuh teteh saya mah pengen icip-icip "Ikan Kudu-kudu telor asin" :)

    ReplyDelete
  14. Woow..sajian menu makan pagi yang lengkap ini... mantap, super spesial, aduuuuuh teteh saya mah pengen icip-icip "Ikan Kudu-kudu telor asin" :)

    ReplyDelete
  15. saya belum pernah merasakan masakan ala makasar, sama kan sama daerah lain kayaknya, cuma coto makasar yg udah

    ReplyDelete
  16. Itu masakannya bikin ngileeer. Moga bisa ngicip kesanaaa :))

    ReplyDelete
  17. aduh, jadi lapeeer liat foto makanannya teh

    ReplyDelete
  18. selain makanannya yang bikin saya ngiler, takjub sama lokasinya :)
    kalo liat sungai cisadane waktu acara giias kemaren, jadi ingat chao phraya...

    *liat foto ikan kudu-kudu bikin saya laperrrr lagi

    ReplyDelete
  19. Duuh...bikin terbit air liur nih makanannya...teteh...

    ReplyDelete
  20. Cumi bakarnya bikin saya ngiler teh, haduuh laper

    ReplyDelete
  21. Baca ini jam segini jadi lapeeeer :( kayaknya enak ya, teh. Btw, ini sudah ganti domain atau beda blog sama yang dunia spasi ya teh?

    ReplyDelete
  22. Hihihi saya bukan penyuka seafood sih yaa. Tapi kalo ada udang bolehlaah *nyari-nyari udaaang, mana yaa :D :D
    Tapi rata-rata daerah timur Indonesia emang kebanyakan kulinernya seafood ya teh :)

    ReplyDelete
  23. Duh..itu cumi bakarnya gemuk-gemuk banget...jadi pingin

    ReplyDelete
  24. jiyaaah blogwalking di saat puasa begini, salah sasaran niiy teteh.
    Ngebayangin ntar buka pake baby buncis orak arik plus sangu haneut, hmmm...hmmmm...hmmm

    kaboor aah, banyak yg menggoda di sini

    ReplyDelete
  25. ya ampuuuun teh ani..teganyaaaa hehehehe. Meuni kabita..judulnya ngences beraaat hehehe

    ReplyDelete
  26. romantis suasananya, bikin makan enak ini teh

    ReplyDelete