Sunday, 13 August 2017

Luncurkan Aplikasi “My Home Credit”, Inovasi Home Credit Indonesia untuk Kemudahan dan Edukasi Pelanggan

Share it Please

Kebutuhan membeli barang elektronik, furnitur dan semua barang tahan lama semakin meningkat. Apa lagi banyaknya muncul keluarga baru yang memerlukan banyak barang untuk kepentingan sehari-hari. Misalnya, handphone, kursi, meja, barang elektronik dan lain-lain.

Barang-barang yang sifatnya urgent, seperti barang keperluan rumah tangga, tentu saja mudah didapat untuk membelinya. Tapi saat kemudahan untuk membeli barang berkualitas  belum selalu berbanding lurus dengan kondisi keuangan calon pembeli, maka mencicil adalah salah satu solusi untuk mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan tersebut.

Sebelumnya, Kartu Kredit merupakan andalan utama untuk mencicil barang. Namun, kini ada solusi yang lebih mudah dan efisien serta aman jika ingin mencicil tanpa kartu kredit. Yaitu Home Credit. Home Credit adalah jasa keuangan untuk pembiayaan yang perusahaan induknya berdiri tahun 1997 di Republik Ceko.

Sedangkan di Indonesia, Home Credit mulai berdiri pada 2013 dengan pertumbuhan yang pesat, memiliki 7.000 titik penjualan dan melayani lebih dari 1,1 juta pelanggan serta mampu mempekerjakan hingga 6.000 karyawan. Home Credit Indonesia juga bermitra dengan perusahaan-perusahaan serta ritel besar di Indonesia, merupakan suatu pencapaian yang tinggi dalam kurun waktu lebih kurang empat tahun ini.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Home Credit Indonesia meluncurkan aplikasi mobile My Home Credit yang memberikan pelayanan lebih mudah dan efisien serta membantu pemerintah dalam program inklusi literasi keuangan agar terintegrasi dengan sistem digital.

Seperti yang dikatakan oleh Jaroslav Gaisler, Chief Executive Officer PT Home Credit Indonesia bahwa diluncurkannya aplikasi mobile My Home Credit, sebagai inisiatif peningkatan layanan kepada masyarakat luas agar dapat menggunakan fasilitas digital yang saat ini dekat dengan kehidupan.

Narasumber dari OJK, Kemenaker dan Home Credit

Aplikasi My Home Credit resmi diluncurkan 9 Agustus 2017 di Kempinski Ballroom Jakarta. Selain dihadiri CEO Home Credit Indonesia juga dihadiri Bapak Riswinandi, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank Merangkap Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan, Bapak Maruli Hasoloan, Direktur Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Ibu Roostiawati, Direktur Pengembangan Pasar Kerja.

Dalam acara ini, terlihat sinergi antarpihak yang solid dan bermuara pada satu visi, yakni untuk mengedukasi masyarakat dalam hal mewujudkan fasilitas pembiayaan yang mudah untuk masyarakat juga mengedukasi.

Aplikasi My Home Credit dapat diunduh dari Google Play Store atau App Store untuk smartphone Android. Dengan aplikasi, ini masyarakat tak perlu membuka banyak dokumen atau menghubungi customer service dengan cara biasa namun cukup buka smartphone dan semua bisa diakses di sana, dari tempat mana pun.

Berikut keuntungan menggunakan Aplikasi My Home Credit:
  • Mengetahui ragam promosi, penting sekali ini karena saat membeli sebuah keperluan, jika dengan harga promosi akan lebih hemat dan kelebihan uang tersebut bisa dialokasikan untuk hal lainnya.
  • Memeriksa status pembiayaan, supaya tidak terlewat dan dapat mengira-ngira kapan harus melakukan pembayaran secara tepat.
  • Mencari titik lokasi penjualan terdekat, agar belanja hemat waktu dan dapat menghindari area macet atau setidaknya bisa mengakses titik penjualan yang lebih nyaman ketika ingin berbelanja langsung.
  • Lokasi pembayaran yang banyak pilihan membuat kita harus bisa tepat memilih mana yang memudahkan, di fitur ini memberikan informasinya secara detail.
  • Simulasi Kredit, saat merencanakan kredit suatu barang, pasti ingin menyesuaikan anggaran. Dengan fasilitas simulasi kredit ini, kita bisa mengira-ngira biaya yang harus dikeluarkan dan benefit apa saja yang bisa didapatkan.


Selain benefit-benefit yang ditawarkan melalui kemudahan Aplikasi My Home Credit, ada fasilitas cicilan belanja online juga dari Home Credit sebagai rangkaian inovasinya. Jadi, bagi yang suka berbelanja online, bisa mendapatkan cicilan tanpa kartu kredit jika berbelanja di situs resmi mitra Home Credit. Di antaranya Electronic Solution, Laku6, Sunda Motor, TokoPDA.com dan Arjuna Elektronik. Cukup duduk di depan laptop atau smartphone, barang impian yang diinginkan bisa langsung dikirim ke rumah saat pengajuan cicilan disetujui.

Kemudahan proses approval kredit dari Home Credit bahkan statusnya bisa diketahui hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Ini sudah merupakan waktu tercepat di Indonesia. Verifikasi tetap akurat dan aman untuk semua pihak.

Kementerian Ketenagakerjaan juga mendukung Home Credit yang mengedukasi generasi muda dalam hal literasi keuangan dan diharapkan melalui literasi keuangan digital ini, karya anak muda bisa lebih maju.

Sesuai dengan visinya, Home Credit tak hanya memberi kemudahan dalam proses perolehan kredit namun juga melakukan edukasi ke beberapa daerah. Edukasi literasi keuangan ini telah dilakukannya melalui kampanye nasional dimulai dari Surabaya dan Yogyakarta. Tahun 2017 ini masih ada daerah yang akan dikunjungi, di antaranya Makassar, Palembang, dan Medan. Sedangkan 2018, Home Credit akan mengunjungi Pekanbaru, Batam, Denpasar, Semarang, dan Bandung.

Kesimpulannya, Home Credit melalui peluncuran aplikasi My Home Credit merupakan bagian dari peningkatan pelayanan untuk masyarakat dalam memberikan kredit yang praktis, tanpa ribet harus mengisi banyak formulir dan proses berhari-hari. Fasilitas digital yang dimiliki selayaknya membantu aktivitas apapun menjadi lebih efisien. Kedekatan dengan dunia digital sebaiknya berbanding lurus dengan mengetahui fungsionalnya fasilitas tersebut. Home Credit Indonesia telah melakukan pendekatan terhadap hal ini. Memberi kemudahan sekaligus edukasi.

Lomba Blog #LiveDigital Berhadiah Smartphone


Lewat acara ini, Home Credit Indonesia juga turut mengumumkan berlangsungnya lomba blog #LiveDigital untuk umum, terutama untuk kamu yang suka nulis dan nge-blog.

Cara ikutannya, cukup tulis artikel berisi pendapatmu di blog pribadi mengenai kemudahan hidup di era digital #livedigital sebanyak 500 kata. Kaitkan tulisanmu dengan inovasi-inovasi Home Credit Indonesia di dunia digital seperti aplikasi mobile, cicilan belanja online, dan sebagainya.

Hadiahnya, ada smartphone Moto Z Play, Samsung Galaxy A3 2017, Vivo V5S, dan hadiah hiburan berupa smartphone juga lho.

Jangan lupa baca ketentuan selengkapnya di sini http://bit.ly/LombaBlogLiveDigital  
Artikel kamu ditunggu sampai 31 Agustus 2017, jadi ayo mulai nulis dari sekarang, ya.

10 comments:

  1. kebetulan bu, saya ga punya kartu kredit, jadi bisa memenuhi kebutuhan terkait gadget dengan mudah di Home Credit nih :)

    ReplyDelete
  2. sejak brenti kerja kantoran stop kk, kalo ada my home credit nolong bgt ya kalo pas lagi butuh barang tp anggaran minim 😊

    ReplyDelete
  3. Sekarang mau kredit barang jd mudah ga perlu kartu kredit hehe.

    ReplyDelete
  4. beneran jadi praktis dan mudah ya teh, aku udah nyobain nih aplikasinya..

    ReplyDelete
  5. Aku pernah pakai home credit buat beli 'sesuatu'dan prosesnya cepet banget, terus setelah cicilan selezai eh dapet penawaran2 menarik gitu. Sukak.

    Dan, jadi pengen ikutan lomba blognya deh hehehehe...

    ReplyDelete
  6. belum berani beli kredit teh. wkwkwk.. itu sama aja kayak ngutan kan... aku baru kelar nyicil utang2 beberapa bulan lalu.. skr mau hidup bahagia tanpa utang dulu. kalo dah urgent beli sesuatu, ntar coba deh nyobain home kredit... hihiih

    ReplyDelete
  7. Lebih mudah ya teh karena ada aplikasinya.

    ReplyDelete
  8. lebih praktis tanpa harus bersusah payah dengan dokumen2

    ReplyDelete
  9. wah ada lombanya :D langsung download dan ikut lombanya

    ReplyDelete
  10. wow tempat launchingnya itu loh, di kempinski. malah jadi salah fokus. mau banget datang ke acara di kempinski tapi belum pernah dapat undangan ke sana.

    anyway, home credit bermanfaat bgt buat yang enggak bisa nyicil pakai kartu kredit ya. tapi kalau masih mahasiswa, tetap akan sulit. maklum, banyak yg berpikir kami belum bisa dipercaya.

    ReplyDelete

Blogroll

About