Pages

Thursday, 23 November 2017

Kolaborasi BCA dan UNICEF Untuk Pendidikan di Sorong dan Raja Ampat

Share it Please

Dalam suasana memperingati Hari Anak Internasional yang jatuh setiap Tanggal 20 November 2017, Bank BCA bersama United United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) berkolaborasi dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan donasi sebesar 850 Juta Rupiah untuk program PAUD melalui UNICEF.
Program PAUD Holistik Integratif (HI) ini dilaksanakan di Kabupaten Sorong dan Raja Ampat. Menurut Presiden Direktur BCA, Pak Jahja Setiaatmadja, program ini bertujuan untuk membantu anak agar mendapatkan akses layanan PAUD HI.

Karena sistem pendidikan yang diusung BCA dan UNICEF ini bersifat holistik dan integratif, maka kegiatan ini tak hanya melibatkan anak saja namun orangtua dan pengasuh mendapatkan materi pembelajaran menyeluruh mengenai pengembangan anak usia dini. Diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Keseluruhan komponen sangat penting, Pak Jahja mengatakan bahwa kenyamanan anak bisa terpenuhi jika kasih sayang, pendidikan dan lingkungan yang aman didapatkan. Maka menciptakan lingkungan yang baik juga merupakan bagian dari pembangunan pendidikan anak. Dengan lingkungan yang aman dan kasih sayang orangtua maka anak bisa belajar dengan tenang dan mudah menyerap pelajaran yang diterimanya.

Sistem belajar PAUD HI ini juga tak membosankan anak sebab semuanya diberi kesempatan untuk eksplor ide baik indoor maupun outdoor dengan kebebasan berekspresi masing-masing.

Jahja Setiatmadja, Presdir BCA
Lauren Rumble, UNICEF

Gregor Henneka, Chief of Private Partnerships and Fundraising UNICEF Indonesia, berpendapat sama dengan Pak Jahja, menurutnya, diperlukan sebuah desa yang nyaman dan sehat untuk membesarkan anak supaya terpenuhi hak-hak dasarnya. Dan semua pihak harus ikut terlibat dan berpartisipasi dalam upaya memajukan pendidikan anak.

Data UNICEF mencatat bahwa 13% anak-anak Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan yang mana pemenuhan gizi dan pendidikannya masih sangat kurang. Begitu pula dengan angka 37% anak-anak Indonesia mengalami hambatan pertumbuhan. Diantaranya malnutrisi, jika anak terkena malnutrisi, proses perkembangan belajarnya pun akan terhambat mengingat fokus yang terganggu, lemas, mudah ngantuk dan lain-lain.

Masalah lainnya, anak-anak berusia 13-17 tahun sebanyak 21% data UNICEF, kerap terjadi intimidasi dari sekolahan. Dari mulai bullying hingga tekanan. Membuat anak-anak terganggu fokus belajarnya dan tidak maksimal saat menyerap nilai-nilai kemanusiaan yang sepatutnya mereka dapatkan.

Langkah BCA dalam menyediakan fasilitas pendidikan hingga ke pelosok desa adalah langkah yang selayaknya diteladani oleh perusahaan-perusahaan. Mengapa saya sangat menyoroti program CSR ini? Karena saya sangat mendukung jika pendidikan dikedepankan sebagai pengayaan untuk masyarakat. Terutama anak-anak di mana pun.

Pendidikan adalah bekal yang tak pernah habis untuk anak-anak hingga hari tua. Bahkan dengan pendidikan yang layak, generasi berkualitas akan terus tercetak dengan baik. Dan jika generasi berkualitas, negara In Syaa Allah maju.

Sudah saatnya anak-anak Indonesia memperoleh hak pendidikan yang tak dipersulit. Semua pihak selayaknya mendatangi pelosok-pelosok desa yang jangkauannya sulit untuk memberi fasilitas serta menyediakan tenaga pengajar dan segala pendukungnya. Supaya semua anak Indonesia merasakan pendidikan yang layak seperti anak-anak di perkotaan.

Pak Jahja Setiatmadja pun berharap supaya perusahaan – perusahaan lain pun dapat bekerja sama bergandengan tangan untuk memberi sesuatu yang menjadi bekal bagi masa depan anak-anak. Memberikan kail adalah lebih baik dari pada memberikan ikan. Karena dengan kail, akan mendatangkan banyak hal hingga berlipat-lipat. Bandingkan jika memberikan ikan, dalam waktu singkat juga sudah habis. Karena tak tahu bagaimana cara menangkap ikan itu jika tak diberi oleh orang lain.

Jadi, memberi kail akan memberikan cara dan trik mendapatkan ikan yang banyak hingga terus menerus hingga tujuan tercapai.

Dalam moment Hari Anak Sedunia ini, saya sangat mengapresiasi kolaborasi BCA dan UNICEF untuk anak-anak di Papua di  Kabupaten Sorong dan Raja Ampat.


4 comments:

  1. KEREN banget ya Teh!
    Semangat dan kolaborasi BCA plus Unicef untuk terus berkontribusi memberikan yg terbaik
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  2. aku salit sama BCA dabn UNICEF
    buat pendidikan Indonesia tambah maju

    ReplyDelete
  3. Program dari BCA sangat bermanfaat semua ya, berusaha untuk merata dan total dalam pelaksanaannya. Aku bangga jadi nasabahnya dari dulu, hehehe

    ReplyDelete
  4. Salut banget sama BACA ini... Program nya selalu manfaat..

    ReplyDelete

Blogroll

About