Sorella dan Lovepink Kampanyekan Cantik Luar Dalam Untuk Perempuan Indonesia

Foto : Unicorn Adcom


Saya sedang giat-giatnya mengikuti seminar kesehatan, Tanggal 13 Agustus 2018 lalu, senang dan antusias banget mendapat undangan untuk mengais ilmu soal pencegahan kanker payudara dari Sorella Indonesia.

Acara yang digelar di Segarra Seaside Ancol ini, selain menggandeng Lovepink sebuah organisasi non-profit yang fokus pada sosialisasi deteksi dini kanker payudara serta fokus pada pengelolaan komunitas para survivor kanker payudara. Juga didukung oleh www.womantalk.com , www.grid.id  , www.nova.id dan www.smartmama.com

Narasumber (Dokumen Pribadi)

SORELLA & All About Inner Beauty

Blogger & Influencer gathering ini tak mau saya lewatkan karena banyak ilmu terkait pencegahan kanker payudara. Lalu tema yang diusung adalah tentang bagaimana cara memancarkan inner beauty setiap perempuan dalam segala situasi. Dengan demikian, perempuan Indonesia dapat memancarkan motivasi dan semangat kepada siapapun sehingga menginspirasi orang di sekitarnya. Tema ini dikemas dalam #allboutInnerbeauty. Pas banget Inner Beauty ditetapkan menjadi philosophy Sorella.

Agar kecantikan berbanding lurus dengan inner beauty, maka Sorella selalu mengedukasi setiap perempuan di mana pun berada dengan berbagai talkshow dan workshop entah secara mandiri maupun berkolaborasi. Sebagai pengayaan wawasan dan upaya memberi ilmu yang bermanfaat untuk diri sendiri dan dibagikan kepada orang lain di sekitarnya.

Sorella juga mendukung segala aspek yang ada hubungannya dengan kecantikan dari dalam melalui inovasi-inovasi produk yang selalu berkembang setiap waktu, disesuaikan dengan kondisi gaya hidup masa kini dan perkembangan teknologinya.

LOVEPINK Ajak Perempuan Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara
Ibu Madelina Mutia, Co-Founder & Breast Cancer Survivor Lovepink Indonesia memberi wawasan soal cara menjaga payudara supaya tetap sehat dan mencegah terjadinya kanker payudara stadium lanjut dengan membiasakan untuk SADARI (Memeriksa payudara sendiri )
Madelina Meutia (Dokumen pribadi)
Menurut Ibu Madelina, kebanyakan perempuan tidak begitu peduli dengan kondisi payudara sendiri. Kadang sudah ditemukan kelainan tapi enggan untuk memeriksakan lebih lanjut ke dokter. Alasannya takut atau malas. Padahal jika diperiksakan akan diketahui apa yang patut dilakukan selanjutnya sebagai pengobatan agar tidak terjadi stadium lanjut yang bisa saja akan menyusahkan proses pengobatannya.
Jika diperiksakan sejak dini, kesempatan hidup akan lebih banyak dan kesempatan untuk melakukan sesuatu untuk orang di sekitarnya pun akan lebih besar. Bukankah ketika kita melakukan sesuatu yang berharga untuk orang banyak akan membuat hidup kita  lebih bermakna?
Faktor Risiko Kanker Payudara
Ibu Madelina mengajak kita mengenal faktor risiko terjadinya kanker payudara, diantaranya:
  • Riwayat keluarga dekat yang menderita kanker, jika diketahui ada keluarga yang menderita kanker, berarti tingkat kewaspadaan lebih tinggi dengan selalu menjaga tubuh agar terhindar dari segala pemicu penyakit ini.
  • Haid pertama terlalu dini, misalnya di usia 10 tahun
  • Henti haid atau menopause lambat antara 55 tahun ke atas.
  • Adanya riwayat radiasi daerah dada
  • Penggunaan obat hormonal jangka waktu lama di usia produktif
  • Gaya hidup tidak sehat.

Tetapi jika mempunyai faktor risiko ini tak selalu berarti akan terkena kanker. Sebagai pencegahan, sebaiknya perbaiki gaya hidup dan hindari sesuatu yang memicu stres. Misalnya, banyak istirahat. Hindari merokok, jika berada di bawah terik sinar matahari olesi payudara dengan sunblock dan tutupi dengan pakaian yang tidak berwarna gelap agar tidak ditembus cahaya matahari.
Kebiasaan mengonsumsi makakan berperasa kuat juga memicu kanker karena bahan makanan berzat additif tinggi akan memicu reaksi pemicu kanker di dalam tubuh.
Selain menjaga pola gaya hidup dan pola konsumsi, lakukan juga SADARI (Periksa Payudara Sendiri) setiap bulan. SADARI bisa dilakukan di mana saja dan bisa dilakukan sendiri.
Praktek SADARI bersama-sama (Foto : Unicorn Adcom)

Langkah melakukan SADARI :
1. Melihat payudara : Buka seluruh pakaian dari pinggang keatas, berdiri di depan cermin, kedua tangan disamping tubuh, perhatikan payudara, apakah simetris, bentuk membesar atau mengeras, arah puting berubah arah, puting tertarik kedalam, puting atau kulit ada yang lecet, apakah warna kulit berubah atau kulit menebal dengan pori-pori melebar.

2. Memijat payudara : Pijat payudara dengan lembut dari tepi hingga ke puting, perhatikan apakah ada cairan atau darah yang keluar dari puting susu (Seharusnya tidak ada yang keluar cairan kecuali pada ibu menyusui)

3. Meraba Payudara : pemeriksaan dilakukan dalam posisi berbaring, lakukan perabaan payudara satu per satu.

Pemeriksaan payudara kanan : Letakkan bantal atau handuk yang dilipat dibawah bahu kanan. Lengan kanan direntangkan disamping kepala atau diletakkan dibawah kepala., raba payudara dengan tiga atau empat jari tangan kiri yang saling dirapatkan, lakukan dengan gerakan memutar dari tepi payudara hingga ke puting susu.
Lakukan hal yang sama pada payudara kiri. Lakukan tiga tekanan, tekanan ringan untuk meraba adanya benjolan di permukaan kulit, tekanan sedang untuk memeriksa adanya benjolan ditengah jaringan payudara dan tekanan kuat meraba benjolan payudara yang melekat di jaringan iga. Lakukan pemeriksaan ini dengan menggunakan lotion atau minyak zaitun.
SADARI juga bisa dilakukan sambil meregangkan atau menutup kedua lengan di atas seperti yang dipraktekkan bersama di acara ini. 
Setelah dilakukan SADARI jika ditemukan kelainan tak berarti langsung terkena kanker, sebaiknya setelah ditemukan kelainan, dilanjutkan konsultasi ke dokter agar diberi penanganan yang tepat. Teknik pemeriksaan payudara lainnya adalah Ultrasonografi (USG), MRI dan Biopsi.

SORELLA & Inovasinya
Dokumen Pribadi
Ibu Agnes Dewi, Marketing Manager PT.Megariamas Sentosa menyatakan dukungannya atas kesehatan payudara dengan Memadukan Teknologi serta penggunaan bahan dengan memadukan serat alami. 
Agnes Dewi (Dokumen Pribadi)
Mencegah terjadinya kanker payudara menurut Ibu Agnes Dewi, bisa dilakukan dengan penggunaan bra yang tepat. Maka, SORELLA sebagai brand bra terkemuka dengan pengalaman selama lebih dari 40 tahun dalam hal pakaian dalam di dunia dan 30 tahun di Indonesia, memberikan inovasi tiada henti untuk mendukung kesehatan payudara para perempuan di mana pun.
SORELLA selain memberikan layanan prima, dalam hal estetika pengunaan bra yang dapat memberikan bentuk indah pada payudara, tak lupa dengan memerhatikan segala aspek kesehatannya dengan menciptakan bra dari bahan-bahan alami yang memberi nilai tambah untuk kesehatan. Misalnya, ada varian Specialty Bamboo Bra yang tentu saja seratnya terbuat dari bahan alami, yaitu bambu yang berfungsi untuk memperlancar peredaran darah dan mengatasi bau saat berkeringat.
Sedangkan Coffee Yarn, serat bahannya memiliki kandungan kopi yang bermanfaat sebagai antioksidan dan pencegah iritasi kulit sebab payudara sangat sensitif jadi sangat bermanfaat jika ada bahan dasar ini.
Sorella Masectomy Bra (Dokumen Pribadi)
Sebagai dukungan terhadap penyintas kanker payudara, diluncurkan juga Mastectomy Bra untuk wanita yang terkena Kanker payudara pasca pengangkatan payudara agar masih dapat tampil dengan sempurna dan percaya diri. Sebagai pelengkap inovasi ini agar lebih sempurna lagi, maka SORELLA akan meluncurkan padding khusus pengganti payudara yang biasa disebut Prothesis.
Siapa bilang bra dengan kawat tidak diperbolehkan? Tentu saja bisa aman dipakai jika bra berkawat tersebut konturnya disesuaikan dengan standar keamanan dan kesehatan. Misalnya, inovasi produk 3D ZERO Pressure Wire Bra yang kawatnya lentur dan mengikuti bentuk payudara pemakainya sehingga tidak akan ada tekanan kawat yang menyebabkan sakit.
Jika ingin bra yang berteknologi dan mempunyai fungsi perlindungan berlapis, ada  Far  Infrared Rays  yang mempunyai fungsi detoksifikasi, mencegah radiasi elektromagnetik dan meningkatkan sirkulasi darah pada bagian payudara.

Inovasi produk yang diluncurkan tersebut adalah Produk Body Contour Wellness Bra dari SORELLA yang  mengusung berbagai sisi sebagai dukungan terhadap kesehatan payudara perempuan-perempuan Indonesia. Sehingga SORELLA menciptakan varian bra yang nyaman dipakai, mengandung bahan yang aman dengan perpaduan teknologi dan bahan alami serta menyesuaikan kontur payudara sehingga tak hanya indah saat dipakai tetapi menyehatkan.

Dok Pribadi

Dok Pribadi

Dok Pribadi

Beruntung sekali saya dapat bergabung di acara ini, karena begitu banyak ilmu soal pencegahan kanker payudara yang tepat serta dapat menyerap banyak inspirasi dari para survivor dari Lovepink yang hadir. Juga dapat mengetahui inovasi bra SORELLA yang saya rasa tidak ada duanya. Karena mengusung keindahan dan kesehatan payudara.
Terima kasih SORELLA dan LOVEPINK atas ilmu dan inspirasinya.

88 comments

  1. Wah, melihat dan mendengarkan kisah penyintas selalu memberikan kita semangat untuk memperbaiki dan mencintai hidup dan sesama manusia. Semoga yang dilakukan selalu positif dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Aaaamiiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin dari penyintas kita mendapatkan sesuatu yang belum pernah kita dapatkan segala informasinya

      Delete
  2. Replies
    1. Tentu Mba dan harus rutin dilakukan

      Delete
  3. Oo baru tahu kalo oenggunaan obat hormonal juga jadi risiko kanker. laH ibuku dulu tial taon suntik KB... Trus ganti pil kb tiap hari.. Semoga ibuku gpp... Huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung kecocokannya Mas. Jika cocok sama obat tersebut ya tidak akan terjadi apapun. Semoga sehat ibunya ya. Aamiin.

      Delete
  4. Deteksi dini emang perlu daripada telat ketahuan ya teh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba kalau cepat terdeteksi akan lebih mudah penanganannya

      Delete
  5. Aku pakai bra nya juga, bahannya bikin nyaman.

    ReplyDelete
  6. Penting banget sadari sejak dini supaya bisa ketahuan kalau ada benjolan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tak hanya benjolan Mba, jika keluar cairan dari puting juga musti diwaspadai

      Delete
  7. Ternyata ada macem2 ya jenis branya. Penasaran sama yang coffee yarn, hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba Coffee Yarn sama Bamboo itu varian baru. Menggunakan bahan alami pasti nyaman dipakainya

      Delete
  8. Kita memang harus peduli dengan organ penting kita sendiri ya...jaga kesehatan dan melakukan SADARI sejak dini, bisa menghindari kita dari penyakit berbahaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mba, yang penting itu rutin SADARI agar kita gak kaget jika terdeteksi sedari dini

      Delete
  9. Sadari bener bermanfaat bagi wanita ya. . Utk mencegah lebih baik dari mengobati.. Aku coba kasih tahu ke my wife deh.. Thx utk share infonya ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa buruan kasih tau istri, adik atau ponakannya :)

      Delete
  10. Informasi tentang kanker payudara ini memang harus slalu digiatkan, mba. Ngeri ama penyakit yang membunuh banyak perempuan ini. Smoga tak ada lagi yang mengalami penyakit ini ya mba. Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mba harus sosialisasi hingga masyarakat pelosok juga

      Delete
  11. Bra andalan sejak masih gadis, nyaman and talinya ga gampang molor, love it so much.

    ReplyDelete
  12. Iya teh beruntung banget teteh bisa ikutan acara penuh ilmu ini...Jadi lebih aware kita kalau diingetin ttg kesehatan payudara, soalnya seringnya lupa ya..xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba jadi tahu benar bagaimana detailnya mencegah kanker payudara dari narsum yang sangat kompeten

      Delete
  13. Jarang banget sih..meraba2 n minat payudara sendiri ..he2, ini wajib dilakukan buat deteksi dini ya mba..

    Wah..bra berteknologi, ntar coba beli online aja deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha harus itu mbaaa buat deteksi dini biar kita gak keteteran jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan

      Delete
  14. Aku penggunaan bra berkawat, sering kuatir juga efek buruknya pada payudara. Ternyata tidak apa-apa ya Teh asal memenuhi syarat kesehatan seperti yang ditulis Teteh di atas. Jadi lega

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak apa pakai bra berkawat asalkan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku Mba. Tidak asal kawat :)
      Kalau SORELLA sudah ada standar kesehatan juga keamanannya.

      Delete
  15. Eh, saya baru tau loh kalau menstruasi diusia dini bisa sbg pemicu kanker. Wah jadi harus lebih aware nih. Secara saya mens diusia 10 tahun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tapi tak semua Mba, tergantung pola gaya hidup yang utamanya sih

      Delete
  16. nuhun pisan teh informasiya, saya nyoba gerakan - gerakan nya, alhamdulillah sepertinya aman. hehe. Karena saya juga pernah was - was ada yang bilang kl keseringan pake bra yang pake kawat bisa kanker, hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Teh harus konsisten SADARI, rutin aja Teh.
      Soal bra berkawat sebaiknya pilih merek yang memang terpercaya agar aman dipakainya

      Delete
  17. Acara-acara seperti ini membantu banget untuk semua orang khususnya perempuan agar dapat mengetahui info tentang kanker payudara. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar banget mba jadi tahu sampai detail

      Delete
  18. Kita memang harus tahu terlebih dahulu tentang kanker Payudara tersebut ya, Untuk bisa mencegahnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya edukasi is number one agar sosialisasi bisa nyambung

      Delete
  19. Branya bermancam-macam jenis dan bentuknya ya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya variannya banyak pilihan. Anggun dan kece

      Delete
  20. Kesadaran akan kanker payudara itu memang penting :))

    ReplyDelete
  21. Terkadang banyak perempuan yang mengacuhkan adanya benjolan disekitar payudara mungkin karena minimnya pengetahuan akan kanker tersebut. Padahal bisa jadi benjolan tersebut tanda-tanda kanker payudara ya ;))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh jangan diacuhkannnn bahaya!
      Iyes Mba tanda2 kanker payudara yang telah diketahui wajib segera ditangani

      Delete
  22. Info seperti ini sangat bermanfaat banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mba. Masih banyak yg kurang paham proses pencegahannya

      Delete
  23. Wah terima kasih mbak, skrg jadi tau ternyata SADARI itu banyak stepnya. Krn dulu aku taunya cuma diraba sambil melakukan gerakan putar berlawanan arah jam hihi

    ReplyDelete
  24. Seneng banget ikutan acara Sorella kemarin ya teh, makin paham soal deteksi dini dan gejala kanker payudara. Sorella keren banget ngadain acara2 edukasi macam ini bareng Lovepink ya..

    ReplyDelete
  25. Alhamdulillah dapet ilmu baru setelah mampir ke sini :)))

    Aku suka juga iseng2 melakukan SADARI Teh, tapi entahlah udah bener atau belum caranya, untunglah baca artikel ini hehehe.

    ReplyDelete
  26. Saya termasuk yg takut diperiksa, tapu suka maksain periksa diri soalnya pengen sehat.
    Oh ya, itu sorella yang mengandung kopi menarik juga, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sehat itu mahal, makanya harus dijaga.
      Mentang2 penikmat kopi ya pilih bra pun yang kopi wkwkwkwk

      Delete
  27. Semakin aware untuk senantiasa memperhatikan alarm tubuh, termasuk di bagian2 sensitifnya Perempuan. Supaya tidak terlambat menangani kalau memang ada yang harus diobati. Harus lebih peka juga ya terhadap "sinyal2" Kanker payudara ini, salah satunya dengan selalu SADARI.

    wah, noted banget Teh nuhun infonya :/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah benar Han, harus selalu jeli dan gesit untuk melakukan pencegahannya

      Delete
  28. Inovasi bra yang mumpuni buat wanita. Baru kali ini ada bra dengan bahan yang mengandung kopi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya keren dan unik ya varian SORELLA ini :D

      Delete
  29. Kanke4 payudara memang menyeramkan. Sepupuku ada yg meninggal karena kanker ini. Harus SADARI sejak dini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bikin down mental juga makanya harus banyak booster agar proses penyembuhan lebih mudah

      Delete
  30. Di daerah hal sosialisasi seperti ini belum banyak diterima masyarakat. Kalau orang kota pasti sudah pada aware ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Teh di desa juga harus banyak sosialisasi, bahan bisa minta di RT atau kelurahan.

      Delete
  31. ikeren ya teh sampe ada inovasi 3D zero pressure jadi pengen beli bra sorella yang body countour ini agak serem jadinya soalna keseringan pake bra berkawat yang kaku boro sesuaiin payudara bikin sakit apalagi sekarang lagi menyusui kalau penuh beuh maknyos banget kawatnya bikin sakit

    ReplyDelete
    Replies
    1. SEbaiknya jika mengganggu gak perlu pakai yang ada kawatnya, jika mau pakai yang berkawat, pilih produk tahan lama dan aman dari SORELLA.

      Delete
  32. pemeriksaan payudara secara berkala memang penting ya. milih bra yang bagus dan sesuai juga wajib tuh. biar si kembar makin nyaman meski kita aktif bergerak

    ReplyDelete
  33. Keren sekali infonya, Mbak Ani.
    Pencegahan sedini mungkin memang perlu. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dan acara seperti ini, harus lebih banyak diadakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar Mas mencegah harus lebih banyak dari pada mengobati

      Delete
  34. Aku pake bra-nya
    Sukaaaa sekali. Bahannya nyaman, adem, karetnya juga bagus

    Btw aku 'pengguna' obat hormon sejak beberapa tahun terakhir. Baca postingan ini agak bikin deg2an sih. Memang harus rutin cek kesehatan deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba gak usah deg2an tapi memang harus selalu kontrol kesehatan Mba agar tenang.

      Delete
  35. Baca tulisan ini jadi tau sekarang kalau pakai bra berkawat itu sebenarnya gpp... 😂 selama ini kl pakai bra berkawat saya sayat sedikit bagian kawatnya lalu saya ambil kawatnya saya buang.. Padahal udh beli bra yg mahal 😁😂

    ReplyDelete
  36. Sorella itu salah satu merk bra yang saya suka teh, karena bahannya adem, karetnya juga awet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba karena bahannya bagus dan desainnya dipertimbangkan

      Delete
  37. Baru tau kalau bra juga berpengaruh ya
    Jadi kudu pilih bra yang bener ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Amel, harus pilih yang nyaman dan aman dipakai. Gak kesempitan gak mudah berkeringat dll

      Delete
  38. Keren teh inovasinya...
    Mulai sadari mlulu aku.. soalnya berasa gaya hidup kurang sehat.
    Jadi bra harus yg benar yaa pilihnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selain SADARI perbaiki juga gaya hidupnya Mba :D

      Delete
  39. Anakku konsumsi obat hormonal udah 4 tahun lebih Teh jadi takut deh kena efek nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kenapa Mba anaknya? Kalo gitu konsultasikan ke dokter aja Mba biar tahu takarannya jika harus selalu konsumsi obat tersebut

      Delete
  40. Saya baru tahu brand sorella, cakep euy. Soalnya selamma ini agak susah menemukan bra yang nyaman dan menopang pd dengan baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Merek yang kekinian pun kadang suka susah ya cari yang cocok :D

      Delete
  41. LEbih enaknya pacar saya suruh baca artikel ini sajalah. Kalau saya bacanya kok terlalu meresapi tapi justru tidak mengerti.

    ReplyDelete
  42. Saya pengguna Sorela, dan jadi pengen bgt melengkapi koleksi yang Bamboo dan coffe yarn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo Mba lengkapi biar makin sehat juga :D

      Delete
  43. Ini sih emang penting banget ya mbak SADARI. Jujur selama ini aku jg kurang cari info ttg payudara. Mudah2an kampanyenya bisa berhasil untuk semua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan hanya berhasil sosialisasinya tapi juga berhasil diaplikasikan :D

      Delete
  44. Kalau pakai bra yang gak tepat juga berasa gak nyaman. Ternyata memang gak hanya faktor kenyamanan, ya. Tetapi, juga bisa mempengaruhi kesehatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu saja Myra, faktor kesehatan juga memengaruhi

      Delete
  45. Waaaa lengkap skalii infonya..
    Emang bener sih, wanita harus bisa lakukan sedini mungkin SADARI ini. Yg mungkin bagi sebagian org itu menjadi hal yg gak penting.

    Anw, selamat yaa goes to Lombok. Kutunggu keseruan cerita and foto2nya :)

    ReplyDelete