Representasi Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

09:45 Ani Berta 18 Comments

Salah satu sudut ruangan  Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta 

Kabar gembira buat saya yang selalu mengidamkan Indonesia untuk mempunyai icon membanggakan yang mendunia. Adanya Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta yang mengalami pengembangan dari yang sebelumnya.

Icon suatu negara menonjol jika berhasil diangkat oleh publik secara natural dan mendapat pengakuan dunia melalui karya agung di dalamnya. Saya sempat mengidamkan seandainya Indonesia punya Icon yang membanggakan di mata dunia dari mulai gerbang masuk Indonesia, yaitu bandara, pelabuhan atau stasiun kereta.

Ketika saya menonton aksi Sean Connery dalam film Entrapment yang berlokasi di Twin Tower Malaysia, decak kagum untuk negeri tetangga tersebut. Melalui mahakarya Twin Tower nya berhasil dilirik jadi lokasi shooting film Hollywood.

Lalu Stasiun Kereta Api Bukit Jalil yang menjadi area transportasi kebanggaan mereka masih dipakai sebagai lokasi shooting film mendunia tersebut.

Belum lagi Bandara Kuala Lumpur International Airport yang megah itu, tak henti saya berdecak kagum dan mengidamkan kapan Indonesia akan punya icon membanggakan seperti itu selain Pulau Bali yang sudah terkenal tentunya ya?




Luar Terminal 3 Soeta yang lapang
Angan-angan saya terkabul, dapat kabar soal pengembangan Terminal 3 yang mengusung konsep Indonesia banget. Terminal 3 dengan luas 2,4 KM ini mengangkat tema Indonesia dengan standar internasional. Perpaduan antara budaya dan teknologi sehingga menjadikannya modern dan eksotis.

Apa kelebihan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ? Tema maritim yang merepresentasikan kekayaan lautan Indonesia. Mengingatkan akan kejayaan maritim Indonesia. Terlihat dari atap bandara yang menyerupai aliran dan ombak air. Menambah kesejukan mata dan terasa lapang sekali.
Lukisan di dinding ruang tunggu adalah karya seniman Indonesia yang sudah mempunyai jam terbang tinggi dan mendapat penghargaan internasional. Sejumlah seniman yang terlibat diantaranya Sardono W.Kusumo, Eko Nugroho, Angki Purbandono, Edi Prabandono, Nus Salomo, Pintor Sirait, Ichwan Noor, Awan Simatupang, Galam Zulkifli, Nasirun, Indiegurillas serta Tromarama.

Lukisan karya seniman Indonesia
Galeri foto-foto selebritis dan tokoh

Bandara Terminal 3 yang layaknya galeri seni ini sangat memanjakan mata dan bermuatan edukasi. Jika ada turis yang sekadar transit dan tak sempat jalan-jalan, rasanya Terminal 3 ini sudah cukup mewakili Indonesia. Mulai dari lukisan dan patung yang terpajang sampai segala informasi yang terdapat di sana cukup mewakili Indonesia.

Cut Memey
Seperti kata Cut Memey, selebritis yang kerap melakukan travelling ke berbagai negara bersama keluarganya, ia cukup paham bagaimana bandara yang nyaman dan memberi kemudahan bagi pengunjung atau yang sekadar transit.

“Bandara yang nyaman adalah bandara yang memberikan fasilitas yang membuat rileks. Jika habis perjalanan jauh tiba di bandara yang nyaman, bersih dan menarik, pasti hilang capeknya.” Kata Cut Memey.

Terminal 3 Soekarno Hatta menurut Cut Memey mirip Bandara di Vancouver Canada. Konsepnya modern dan canggih katanya. Ditambah fasilitas tempat mandi yang membuat pengunjung dari perjalanan jauh bisa menyegarkan badan dulu.

Playground
Kursi warna merah

Kursi warna kuning
Kursi warna hijau

“Anak-anak dijamin tak akan bosan karena di Terminal 3 ini ada play ground dan kursi-kursi yang tertata rapi serta warna warni membuat fun suasana.”

Bandara merupakan pintu gerbang pariwisata, tempat kesan pertama terhadap gambaran Indonesia yang sesungguhnya. Jika dari bandaranya sudah menarik, maka turis pun akan lebih penasaran untuk jalan-jalan menjelajah Indonesia lebih jauh lagi. Anggap saja bandara ini sebagai bagian dari marketing pariwisata Indonesia.

Harapan Pak Budi Karya untuk Terminal 3 ini agar mampu bersaing dan sejajar dengan bandara-bandara canggih lainnya, seperti Changi di Singapura dan KLIA di Malaysia serta bandara-bandara lainnya.

Sarana modern pun diperbanyak. Ini dia teknologi modern bertaraf internasional yang ada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta:

BHS Level 5 yang bisa mendeteksi bahan peledak atau bom. Jika ada barang yang terdeteksi bom, langsung dimasukan ke bom blanket dan ditindaklanjuti pihak berwenang. Ini sangat gerak cepat dan tak akan sampai membuat panik atau terancam. Karena antisipasi dan tindakan tepat waktu.

ASS atau Airport Security System yang berfungsi layaknya intelijen. Teknologi ini, memudahkan mendeteksi wajah-wajah penumpang yang ada dalam daftar pihak berwajib. Jadi, gerbang Terminal 3 ini sangat ketat dan steril. Bisa membantu menangani penumpang yang buron agar tak berkeliaran melakukan kejahatan-kejahatan berikutnya.

Fully IBMS atau Intelligence Building Management System. Bangunan yang diatur untuk mengusung Ecogreen. Energi menjadi hemat karena pengeluaran air, listrik dan lain-lain diatur otomatis.

Rain Water System. Teknologi yang berfungsi mengolah air hujan yang dimanfaatkan menjadi air bersih. Jadi, sumber air hujan dapat meminimalisir penggunaan air tanah berlebihan. Ini sangat menyelamatkan lingkungan.

Recycle Water System. Teknologi ini juga bermanfaat untuk menghemat air, dengan mendaur ulang air toilet menjadi air bersih yang dipergunakan untuk toilet kembali.

Masih menyelamatkan lingkungan dan hemat energi, sistem penerangan di Terminal 3 ini menggunakan teknologi yang mengatur terang dan redup secara otomatis sesuai dengan kondisi cuaca sehingga energi tak terbuang percuma.

Beruntung sekali saya mendapat kesempatan melihat Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang sudah dibenahi dan semakin canggih. Ini bisa menjadi bahan cerita dan kebanggaan di mana pun. Buat saya bandara yang nyaman, bercitarasa seni dan mewakili negaranya adalah sangat penting. Karena merupakan representasi dan identitas diri.

You Might Also Like

18 comments:

  1. Wah bangga banget deh Indonesia punya bandara yang kelasnya Internasional. Keren banget Terminal 3. Udah bagus, fasilitasnya juga keren, komplit sudah. Semoga semua masyarakat juga ikut menjaga terminal ini agar tetap nyaman dan bersih pastinya :)

    Tar pulang ke lampung naik pesawat ahh, sekalian liat terminal 3 hehe

    ReplyDelete
  2. Semoga aku bisa kesampean naik dan turun pesawat dari terminal 3 yang baru. Keceee banget Teh. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bandara mempunyai sugesti menyenangkan Prie :D

      Delete
  3. Terminal Tiga tambah kereeenn
    smoga dimaintenance dengan baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dan semakin meningkatkan service nya ya Mas :)

      Delete
  4. Kalau aku mengidamkan bandara Soeta bebas macet. Pernah 'ngejar' pesawat naik ojek. Semoga jalur keretanya cepat terwujud.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti ada integrasi kereta api Kak :D

      Delete
  5. Woowww...jadi penasaran pengen liat kemegahan T3 ini. Beneran ada tempat mandinya ya ito? Cocok buat para bagpacker nih.
    Ehhh betewe, ada sedikit typo ito, kalimat di bawah foto kursi warna hijau.

    ReplyDelete
  6. kerennn...tp masih keren bandara kita kan sama yg di KL?...ada eko nugroho pula..wuhhh, seniman keren dari Jogja yang mendunia...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya cozy dan banyak info edukatif di sana

      Delete
  7. belum sempet ke sana, tapi denger ceritanya dan liat foto2nya kayaknya megah dan keren banget ya teh.. Semoga bisa terus terjaga fasilitas dan pelayanannya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Mba, sebab ini icon Indonesia banget :)

      Delete
  8. Wah, keren yaaa. Semoga suatu saat bisa mampir di sini :)

    ReplyDelete
  9. wah ,, bagus jg tempatnya..

    ReplyDelete
  10. Drop off nya bentuk zig zag seperti itu, kalau hujan apa mobil yg berhenti di situ gak kehujanan?
    Playground nya? Ya ampuuun, itu playground seperti di mall mall kelas menengah ke bawah di Jakarta, kecil dan spertinya anak-anak gak akan puas main di situ.
    Kemudian pemilihan kursi, kenapa warnanya warna-warni sperti itu? malah kelihatan norak.

    Hanya pendapat saya saja...

    ReplyDelete
  11. wowwwww.. luasnya T3.. buat masa sekarang Bandara Denpasar dan Kualanamu je yang saya rasa ok selama melancong ke Indonesia... sebab T3 ini tak pernah sampai... bila agaknya nak ke jakarta.. kapan bila MRT boleh digunakan??

    ReplyDelete