Showing posts with label Parenting. Show all posts

Serba Serbi Mendukung dan Mempersiapkan Anak Kuliah di Fakultas Kedokteran Hewan

Mengawali tulisan ini, rasanya campur aduk. Antara masih merasakan euforia kebahagiaan saat Sekar lompat-lompat bahagia ketika membuka pengumuman kelulusan dan diterima di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Malang. Jadi pelipur lara saat saya lelah dan hati ciut, jika mengingat hal ini, hati kembali berbunga dan kelelahan itu terobati. Seperti menyetel boneka dari mode sedih ke bahagia secara otomatis. Seperti mendapatkan bonus setiap hari. Senyum sendiri dan bersyukur tiada henti.

Tanpa mengurangi rasa syukur, saya berupaya menyampaikan hal ini dengan segala kerendahan hati, mengingat semua karunia ini adalah titipan dan pinjaman dari Allah SWT. Posting ini selain mengabadikan rasa syukur dan memberikan sedikit informasi sesuai pengalaman pribadi dalam mengantarkan anak ke masa depan dan cita-citanya.

Meningkatkan Kesehatan Anak Terlahir Caesar melalui Optimalisasi Saluran Pencernaan



Pro dan kontra tentang metode melahirkan caesar dan normal atau pervaginam masih menjadi polemik dalam beberapa forum yang saya saksikan. Banyak yang menekankan persepsi bahwa melahirkan secara normal adalah cara yang dianggap sebagai identifikasi perempuan sejati. Padahal, semua kondisi dan keputusan tenaga medis yang mengakibatkan seorang perempuan melahirkan dengan jalan caesar adalah kondisi di luar kendali.

Peran Serat Untuk Meminimalisir Alergi Pada Anak

 


Ketika memberi makan anak, orang tua wajib memerhatikan komposisi nutrisi di dalam semua bahan makanan tersebut sebab makanan adalah sumber dari segala terbentuknya komponen organ tubuh si kecil. Efek jangka panjang dari asupan nutrisi yang berkualitas, akan menghasilkan anak yang sehat, cerdas dan berdaya saing di masa depan.

Cegah Stunting Agar Generasi Penerus Cerdas dan Berdaya Saing



Stunting masih belum terpecahkan solusinya terutama untuk masyarakat kalangan akar rumput yang belum dapat menjangkau informasi lebih luas tentang kesehatan secara umum khususnya stunting. Karena beberapa kendala yang menunjukkan kondisi mereka tidak mempunyai gadget atau kurang terjangkau untuk membeli kuota internet. Padahal, masyarakat kalangan tersebut sangat penting untuk dijangkau dalam upaya edukasinya. Baik secara online atau offline.

Optimalkan Tumbuh Kembang Si Kecil Melalui Peningkatan Sosial Emosi dan Pemenuhan Nutrisi di Masa Transisi Agar Kelak Berdaya Saing Tinggi

Photo: pixabay.com

Pernah mendapati seorang anak yang selalu menarik diri dari teman-temannya atau dari lingkungannyakarena merasa tidak yakin keberadaannya dapat diterima oleh orang lain. Sehingga cenderung diam, datar dan menarik diri. Kondisi seperti ini harus cepat diatasi mengingat sikap anak dalam lingkungan sosial akan memengaruhi langsung pada proses tumbuh kembangnya. Serta keterampilan sosialisasi anak di masa depan yang akan memberikan dampak pada ketepatannya mengambil keputusan, keterampilan negosiasi, problem solvingdan menjadi anak hebat.

Peran orang tua sangat berpengaruh karena pendampingan orang tua sangat efektif dalam memberikan pemahaman bersosialisasi melalui kebiasaan interaksi dalam keluarga sehari-hari. Ditambah saat ini ada masa transisi dari masa pandemi yang memerlukan proses adaptasi untuk anak agar dapat bersosialisasi dengan tepat bersama lingkungannya.


Dalam memperingati Hari Keluarga Nasional yang jatuh setiap 29 Juni, berhubungan dengan fakta di atas, Danone Indonesia menyelenggarakan
webinar Bicara Gizi pada 28 Juni 2022 dengan tema Kiat Keluarga Indonesia Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi. Menghadirkan narasumber kompeten yang mempunyai kapasitas dalam memberikan solusi permasalahan tumbuh kembang anak yang berhubungan dengan sosial emosional di masa transisi.

Seperti kata Bapak Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia tujuan dari adanya edukasi seputar kesehatan dan nutrisi melalui Bicara Gizi adalah sebagai wujud komitmen Danone Indonesia yang selalu aktif dalam memberikan dukungan nyata dalam upaya membentuk generasi muda Indonesia yang berkualitas yang ke depannya akan bermanfaat untuk bangsa dan negara.

Bapak Arif juga menambahkan, bahwa kebijakan Danone Indonesia yang menerapkan konsep ramah keluarga dengan  memberikan cuti 6 bulan untuk karyawan yang melahirkan dan 10 hari bagi ayah. Memberikan kesempatan kepada para orang tua untuk membentuk proses bonding dengan bayinya agar support system dalam upaya membentuk tumbuh kembang serta perkembangan sosial emosionalnya berjalan optimal.

Photo: pixabay.com

Pengaruh gaya pengasuhan anak terhadap perkembangan kognitif, emosional dan sosial anak

Di sini peran orang tua sangat diperlukan untuk memberikan pola asuh yang dekat secara emosional agar lebih cepat dan tepat dalam memberikan dukungan , dorongan, nutrisi serta akses kegiatan anak untuk mencapai tahapan-tahapan perkembangannya.

Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Irma Ardiana, MAPS mengatakan “Pengasuhan bersama antara ayah dan ibu menawarkan cinta, penerimaan, penghargaan, dorongan, dan bimbingan kepada anak-anak mereka”

Dalam hal ini, ayah dan ibu dapat menerapkan aspek cara berkomunikasi mulai dari cara mengungkapkan keinginan, meminta sesuatu dan menolak sesuatu dengan bahasa yang tepat tanpa ada unsur emosi atau pemaksaan di dalamnya. Tentu saja dengan menerapkan etika dan attitude. Sikap orang tua juga diharapkan dapat memberikan apresiasi terhadap semua pencapaian anak sekecil apapun dan sesederhana apapun dalam kegiatannya agar dapat memacu kreativitas dan membuat sesuatu yang lebih baik lagi dengan percaya diri.

Anak juga dapat dilatih untuk mampu berkomunikasi yang tepat dengan teman-teman ibu dan bapaknya dengan penerapan sopan santun dan percakapan yang hangat dan rasa hormat.

Lalu dr. Irma juga menekankan pentingnya aspek nutrisi yang harus dipenuhi dalam masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk menghindari stunting dan meminimalisir angka stunting di Indonesia. Perlu dipahami bahwa aspek kesehatan anak juga sangat berpengaruh pada proses tumbuh kembang anak terutama dalam membentuk psiko-sosial yang baik.

Sistem pencernaan anak yang terjaga dan pemberian nutrisi yang tepat akan memberikan banyak manfaat terhadap proses terbentuknya peningkatan potensi kecerdasan sejak dini.

Photo: pixabay.com


Aspek sosial emosional berdampak jangka panjang terhadap fase kehidupan selanjutnya

Selanjutnya narasumber Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A (K), MPH, Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak menjelaskan bahwa perkembangan sosial emosional yang terbentuk sejak dini dan terus dioptimalkan dalam kesehariannya dengan pendampingan kedua orang tuanya, akan memberikan hasil maksimal pada saat anak tumbuh dalam fase remaja hingga dewasa.

Dalam masa peralihan pandemi menuju new normal juga turut ditegaskan oleh dr. Bernie bahwa dalam perubahan ruang rutinitas anak sekarang memerlukan adaptasi yang tidak mudah mengingat anak-anak harus memulai kembali berbaur dengan lingkungan dan orang banyak. Proses interaksi yang menunjukkan sikap empati, simpati dan proses pembentukan attitude yang penting ditekankan sebagai stimulus kemampuan anak dalam berkomunikasi yang baik dan benar serta tidak menimbulkan efek negatif terhadap psikis juga gangguan kognitif, depresi dan potensi penyakit menular.

Perkembangan sosial emosional yang berhubungan erat dengan kecerdasan otak dan sistem pencernaan yang sehat. Untuk itu, diperlukan nutrisi seimbang dengan pemenuhan makanan yang memenuhi aspek nutrisi yang dibutuhkan anak seperti pemenuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang seimbang dan adekuat.

Dengan tubuh yang fit dengan pencernaan sehat, anak akan bergerak energik dan efek kenyamanan yang dirasakan memberikan rasa percaya diri. Kemampuan eksplorasi di lingkungan sekitarnya juga membuatnya mampu menggali kreativitas secara maksimal. Potensi-potensi ini penting dikembangkan dengan bantuan stimulus dari berbagai aspek dengan pendampingan orang tua, guru, lingkungan dan support system di sekitarnya.  

Dr. Bernie juga memberikan penjelasan efek jangka panjang anak hebat dengan kemampuan sosial dan emosional yang terasah dengan baik, di masa dewasa dalam berbagai aktualisasinya pada organisasi yang diikutinya, dapat memberikan kontribusi berupa ide cemerlang dan berbagai keputusan yang tepat.

Begitu pula dalam jenjang karirnya, kelak dapat memaksimalkan kemampuannya dalam hal leadership, kemampuan memecahkan masalah, bersikap kritis dan keterampilan negosiasi yang baik. Dengan demikian anak hebat menjadi siap dalam terjun ke masyarakat serta mempunyai daya saing kuat.

Dalam Bicara Gizi ini, hadir pula Ibu Inspiratif Founder Joyful Parenting 101 Cici Desri yang berbagi kiat dalam mengoptimalkan tumbuh kembang si kecilnya dengan pola pengasuhan kolaboratif bersama suaminya dengan terus mendampingi perkembangannya langsung dalam kegiatan yang dapat diaplikasikan dalam keseharian. 

Cici bersama suaminya selalu mengontrol perkembangan si kecil dengan cara mendorong si kecil untuk mengungkapkan perasaan atau pikirannya secara verbal melalui stimulus kegiatan belajar di sekolah, di rumah dan bermain. Dalam hal ini, Cici pun kerap melibatkan pihak lain seperti staff dan guru si kecil di sekolah dan berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak untuk mengetahui lebih dalam lagi proses tumbuh kembang si kecil agar lebih optimal.

Merayakan Hari Keluarga Nasional dengan mengevaluasi pola asuh menjadi lebih baik

Setiap keluarga apabila merayakan Hari Keluarga Nasional dengan cara yang menyenangkan dengan lebih mempererat kedekatan dengan sesama anggota keluarga untuk melakukan bonding yang lebih berkualitas akan memberikan evaluasi sejauh mana peningkatan tumbuh kembang si kecil.

Dengan mengevaluasi dari sisi perkembangan kognitif, mengasah potensi soft skills dan asupan nutrisi oleh orang tua dalam setiap keluarga akan membantu upaya pemerintah dalam mencetak anak hebat yang selanjutnya menjadi generasi berkualitas yang akan menjadi tulang punggung masa depan bangsa.

Oleh karena itu, mari kita bersama-sama melakukan promosi edukasi terkait pola asuh kolaboratif dalam upaya meningkatkan tumbuh kembang anak dengan cara dan kapasitas masing-masing melalui obrolan di whatsapp grup, sosial media, blog atau platform-platform lainnya yang mudah diakses. Karena masalah ini adalah merupakan tanggung jawab bersama.  

Paparan lengkap dari acara Bicara Gizi 2022 dapat disimak di Youtube Nutrisi Untuk Bangsa berikut ini :




Dari Danone Belajar 10 Hal Berikut Dalam Penerapan Pemberdayaan Perempuan Untuk Siapkan Generasi Maju

 


Jika melihat sistem manajemen Danone Indonesia, saya suka berdecak kagum karena aspek-aspek besar mulai kepedulian terhadap lingkungan, sustainability, perhatian nutrisi hingga kesejahteraan karyawan-karyawannya sangat diperhatikan dengan detail. Hal ini dapat menjadi inspirasi dan ajang belajar tentunya bagi perusahaan-perusahaan lain yang ada di Indonesia.

Yuk, Ketahui Perbedaan Gejala Alergi dan Gangguan Saluran Cerna Fungsional Pada Si Kecil!

 


Saluran cerna adalah sumber penentu si kecil sehat atau tidak. Karena dari saluran cerna, manusia mendapatkan proses distribusi zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh melalui makanan. Selain menjadi pintu masuknya nutrisi, saluran cerna juga bisa menjadi pintu masuk berbagai virus dan sumber penyakit lainnya. Oleh karena itu, setiap orang tua wajib mengetahui kondisi pencernaan si kecil dengan baik agar proses pemasukan nutrisi bagi si kecil optimal.

Ajak Anak Berkreasi Untuk Memahami Gizi Seimbang

 


Anak-anak yang bergerak lincah dan seperti tidak ada capeknya sering saya saksikan di lapangan di taman komplek rumah. Beberapa kali ibunya tampak kewalahan mengejar-ngejar anaknya yang tak terkendalikan mengikuti arah kakinya bergerak. Senang lihatnya, saya jadi terbawa keceriaan mereka. Tetapi saat melihat seorang ibu yang lain begitu kesusahan mengajak anaknya untuk ikut bermain bersama anak lainnya, saya mulai mencari tahu.

Tantangan Orang Tua Yang Punya Anak Remaja



Saat lihat instagram story Mona Ratuliu seminggu sebelum acara, saya melihat flyer webminar dengan tema “Menjadi orang tua zaman now untuk si anak remaja” yang relevan banget dengan apa yang saya butuhkan saat ini. Yaitu, memahami pola perilaku anak remaja yang emosinya sedang berkembang, banyak hal yang perlu perhatian walau sudah besar. Tak berpikir panjang lagi, saya langsung mendaftar dan alhamdulillah mendapatkan seat tadi siang.

Alergi Pada Anak Berakibat Masalah Kompleks Pada Keluarga


Mengapa bisa? Benarkah alergi pada anak dapat mengubah perilakunya juga mengubah keadaan yang tadinya keluarga sangat kondusif tapi menjadi kacau gara-gara alergi? Berikut penjelasan dari narasumber dokter dan psikolog di acara talkshow pada 25 Juni 2020 di Youtube Live bersama Danone Specialized Nutrition (SN) dalam rangka World Allergy Week yang diperingati setiap 28 Juni hingga 04 Juli setiap tahunnya.

Bicara Gizi Soal Pemberian MPASI yang Tepat

dr.Frieda Handayani


Setuju dengan penjelasan narasumber di acara Bicara Gizi bersama Danone Indonesia bahwa masa pemberian makanan padat atau Weaning merupakan salah satu bagian penting dari 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) mengingat masa pemberian makanan padat untuk mendampingi saat pemberian ASI.

Dongeng Pohon Impian Membentuk Karakter Anak

Pemain Drama Musikal Pohon Impian

Beberapa minggu lalu, saya sempat menuliskan tips mendongeng dari Kak Seto dan Kak Ario Zidni di acara presscon peluncuran Drama Musikal Pohon Impian di Ciputra Artpreneur Jakarta. Mendongeng merupakan wadah untuk mengekspresikan diri sikap yang berisi harapan untuk memperoleh karakter baik pada anak. Dengan mengungkapkan segala fakta kebenaran atau hal lainnya yang diungkapkan untuk dicerna dan disikapi.

Melalui Drama Musikal Hidupkan Kembali Aktivitas Mendongeng

Prosesi launching Drama Musikal Pohon Impian


Sudah memasuki Desember, identik dengan peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember. Hari Ibu tahun ini, saya terlibat di acara yang diselenggarakan oleh NIVEA pada 28 November 2018 di Jakarta. Acara ini bertajuk “Menyambut Hari Ibu, NIVEA Kembali Adakan Kampanye #SentuhanIbu Melalui Mendongeng”

Generasi Z di Era Digital Beserta Tantangannya

Finandita Utari M.Psi, Psikolog


Bagi yang mempunyai anak Generasi Z sangat penting mencari tahu apa saja yang perlu dipelajari dan dicari informasinya agar bisa mendampingi sekaligus mengontrolnya tanpa merasa diawasi. Perlu diketahui, Generasi Z menyukai kebebasan, punya sikap kritis yang dominan dan suka tantangan.

Sisi Positif Gadget dan Internet Bisa Didapatkan Dengan Pendampingan Orangtua


Minggu, 23 September 2018 di weekend yang cerah, saya menghadiri event Olimpiade Robotika tingkat pelajar yang diselenggarakan oleh Generali Indonesia dan Koran Sindo bersama Sindonews. Suasana begitu meriah karena dihadiri ratusan pelajar yang menjadi peserta. Mayoritas adalah pelajar sekolah dasar. Suatu pemandangan yang khas dan bikin saya senang.

Ibu Vivin dan Psikolog Intan Erlita

Mengapa bikin saya senang? Karena saya suka sekali jika banyak anak yang semangat dalam menimba ilmu apalagi berusaha mendulang prestas sejak dini. Para peserta menuju lantai 2 Kuningan City. Sementara para pengantar atau orang tua mereka tetap di depan panggung untuk menyaksikan talkshow parenting dengan tema “Sosial Media dan Pengaruhnya Bagi Kepribadian Anak di Era Globalisasi” dengan pembicara Ibu Vivin Arbianti Gautama dari Generali Indonesia serta Psikolog Intan Erlita M.Psi.

Penuhi Hak Si Kecil Melalui Dukungan Terhadap Ibu Hamil dan Menyusui Bersama Anmum

Kesempatan berharga untuk saya bisa mengikuti #CelebrateTheExtraordinary bertepatan dengan peringatan “Pekan Asi Sedunia” pada 1 Agustus 2017 di Hotel Raffles bersama Fonterra dan Anmun. Dalam acara ini, padat ilmu bermanfaat tentang dukungan terhadap ibu hamil dan menyusui.

Mengingat kenyataan sekarang di lingkungan saya pribadi pun begitu banyak ibu hamil dan menyusui kurang pengetahuan tentang apa yang patut dilakukan pada periode emas bagi buah hatinya. Kondisi psikologis dan fisik yang berubah meyoritas membuat mereka cenderung emosional, tergantung dan putus asa. Itu yang saya lihat dari lingkungan terdekat saya, baik saudara maupun tetangga.

Tempat Mudik Aman di 6 Titik Mudik Pantura Dari SGM Bunda

SGM mendukung tumbuh kembang anak bukan sekadar saat pemenuhan nutrisinya saja tapi mencakup sisi-sisi lainnya sampai detail-detail yang dibutuhkan keluarga khususnya para bunda. Misalnya, menjelang musim mudik lebaran, SGM Bunda dan SGM Eksplor mendukung aktivitas mudik dengan menyediakan 6 titik tempat mudik di jalur Pantura.


Diinformasikan Astrid Prasetyo, Marketing Manager SGM Eksplor, Tempat mudik ini bernama TEMAN (Tempat Mudik Nyaman) ramah anak yang bisa menjadi tempat istirahat sambil bermain permainan edukatif dan interaktif.

Sinergi Akal, Fisik dan Sosial Agar Anak Pintarnya Beda

Clozetters Gathering With Parenting Club

Mempersiapkan generasi penerus berkualitas harus sejak dini dan peran orang tua adalah paling utama. Aktivitas si kecil mulai dari rumah mencerminkan pergaulan anak di masa mendatang, kelak terjun ke masyarakat luas nantinya tidak akan menemui masalah.

Pakaian Balita Dan Cerita Di Baliknya


Pakaian Balita laki-laki atau perempuan masa kini modelnya lucu-lucu, kalau dulu, baju balita perempuan saja yang banyak modelnya tapi sekarang banyak corak dan model untuk baju balita laki-laki juga karena perkembangan desainer yang pintar mengulik dan berinovasi.

Masih ingat waktu saya kecil, saya bersama adik perempuan saya Reni, sering dibelikan atau dijahitkan pakaian kembaran. Entah itu baju kodok, overall, kulot, polkadot atau baju pesta. Walau bukan kembar, kami selalu sama dibelikan atau dijahitkan bajunya.

Saat anak saya Sekar lahir, pakaian bayi nya kebanyakan dijahitkan sama uyutnya. Nenek saya dari Bapak yang rajin dan kreatif menjahitkan baju untuk cicitnya. Mengingat hal itu saya sangat terharu dan membuat saya kangen nenek yang sudah meninggal 2014 lalu. Kalau dipikir, nenek saya ini sangat hebat, bayangkan, popok dan pakaian bayi lainnya bisa buat sendiri lho hanya dengan bantuan mesin jahit tua dan sulaman tangannya. Sayang, waktu saya melahirkan belum punya hp yang ada kamera nya jadi tak diabadikan. Hiksss sedih.

Mengawal Perkembangan Seksualitas Anak di Era Digital


Di sekolahan anak saya, sering ada talkshow parenting atau pengajian. Jika waktunya pas, saya selalu ikut dan pantang untuk melewatkannya. Ini adalah ilmu yang tak terbeli. Apa lagi kalau ada hubungannya dengan perkembangan anak.