Featured Slider

Superhero Buat Ibu Dari Cosmos

Foto : Unicornadcom


Pekerjaan seorang ibu selalu multitasking baik yang bekerja di kantor atau full ibu rumah tangga. Selalu ada saja beberapa pekerjaan yang menuntut selesai bersamaan. Misalnya aktivitas pagi, selain membangunkan anak dan menyiapkan sarapan juga harus mengemas perbekalannya.

Dalam kondisi tersebut diperlukan superhero yang bisa membantu sekali jentikkan jari tanpa harus menunggu dikomando. Apalagi jika kondisi tidak punya asisten rumah tangga. Pastinya superhero itu sangatlah menjadi istimewa dan penolong banget di tengah dua tangan yang dituntut menjadi tentakel gurita yang bisa memegang banyak pekerjaan sekaligus.

Kirim Barang Nyaman Pakai JNE Aman Bayar Pakai GoPay


Beberapa kali saya pernah kirim barang atau dokumen, sampai di tempat pengiriman malah lupa bawa uang kas karena kebiasaan saya tak pernah bawa kas banyak. Tak ingat kalau untuk membayar layanan pengiriman harus dengan uang kas. Jadinya saya melipir dulu cari ATM di luar sambil izin dulu sama petugasnya bahwa mau ambil uang dulu, duh mana jauh pula lokasinya.

Big Bad Wolf, Barcelona dan Messi Challenge


Buat para penggemar buku-buku impor, ada kabar gembira soalnya di Yogya sedang berlangsung Big Bad Wolf 2019 yang menyediakan berbagai buku impor pilihan. Dijamin bikin kalap belanja buku sambil menikmati crowded nya suasana di sana. Justru semakin crowded biasanya semakin asyik berburu buku ya?

Biarpun buku-buku impor namun harganya masih terjangkau, tak seberapa harga yang diterapkan itu dibanding dengan banyak ilmu dan inspirasinya. Iya kan? Terus terang, dari buku impor itu banyak sekali inspirasi yang jarang terpikirkan walaupun untuk buku tema ringan seperti buku-buku anak atau pengembangan kepribadian. Banyak pola piker yang tak biasa yang dituliskan oleh banyak penulis luar. Walau penulis dalam negeri pun tak kalah hebat ya?

Keseruan Blogger Yogya di Booth Indosat Ooredoo Big Bad Wolf 2019 

Oh ya, 2 Agustus lalu, Indosat Ooredoo mengajak beberapa teman Blogger di Yogya untuk gathering di sana. Serunya lagi, puluhan teman blogger tersebut mendapatkan free pass BBW 2019. Tak hanya itu, semuanya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari berbagai activity yang dijalankan. Salah satunya, adalah Messi Challenge.

Nyaman di Rumah Mungil dan Punya Ruang Kerja Sendiri



Mendapat pencerahan dan isnpirasi dari acara Blogger Gathering bersama Indonesia Properti  Expo 2019 di Jakarta Convention Center pada 31 Juli kemarin.

Menutup bulan Juli dengan menuntut ilmu soal dekor rumah yang ciamik dengan budget yang terjangkau. Narsumber Adelya Vivin dan Zata Ligouw. Alhamdulillah kali ini saya menjadi moderator di acara ini sehingga leluasa mengulik tip dan triks menjadikan rumah minimalis menjadi lebih cozy.

Ternyata dugaan saya selama ini salah besar, yang tertanam dalam pikiran ketika ingin bebenah rumah supaya lebih nyaman, saya cenderung men unggu pinfdah ke rumah yang lebih besar dulu. Padahal menunggu pindah mau kapan lagi kan? Sedangkan kenyamanan itu penting didapatkan saat ini, bukan menanti yang tak pasti. Hamdallah saya tercerahkan di acara ini.

Bersama pembicara Adelya Vivin dan Zata Ligouw

Pertama, saya mendapat ide yang langsung saya praktikkan sepulang acara, yaitu membuang atau memberikan barang-barang yang tak saya pakai. Ini setelah saya mendengar langsung dari Adelya, narasumber pertama yang berbagi bahwa rumah yang tak banyak barang dapat mengatasi kekalutan, bayangkan saat badmood melihat tumpukan barang di rumah, pasti tambah mumet.

Lagi pula, barang-barang yang tak terpakai buat apa disimpan terus di rumah? Bikin sarang debu dan mubazir. Mendingan berikan kepada yang membutuhkan.

Menurut Adelya, jika ingin mendekor rumah, hal termudah yang perlu dilakukan adalah singkirkan dulu barang-barang yang tak digunakan setelah itu tata ruang sesuai dengan yang kita inginkan.

“Apapun dan bagaimanapun bentuk rumahnya, yang terpenting adalah lighting dan sirkulasi udara yang cukup masuk. Jika dua ini sudah terpenuhi, dijamin kenyamanan itu mudah terpenuhi.” Kata Adelya.

Bagi yang banyak barang namun semuanya dibutuhkan, Adelya menyarankan untuk membuat storage yang rapi dan mampu menyimpan banyak barang tanpa berantakan. Bisa berupa lemari, meja, sudut kecil dengan beberapa gantungan dan lain-lain. Bentuknya bisa tertutup juga bisa terbuka. Sesuaikan dengan selera dan kapasitas ruangan.

Jangan lupa selalu pilih warna cat yang natural dan sesuaikan furniture yang tepat dengan penyesuaian tone warna rumah.

Narasumber ke dua Zata Ligouw, blogger yang sudah merambah berbagai profesi yang lebih tinggi jam terbangnya dalam pengembangan kepribadian dan olah raga yoga ini membagikan kita cara menata ruang kerja di rumah.

Menurutnya, punya ruang kerja tak harus membangun ruangan baru atau pindah ke rumah yang lebih besar. Bisa dipilih salah satu sudut ruang yang ada di rumah, misalnya di pojokan ruang keluarga, balkon, dapur atau di mana saja.

Pertama yang harus dilakukan setelah menentukan sudut ruang kerja, menyediakan meja yang ergonomis atau yang gak bikin pegel untuk duduk berlama-lama. Meja kerja bisa beli atau memanfaatkan yang ada lalu diperbaiki menjadi enak dilihat, bisa dengan dicat kembali atau dilapisi sesuatu yang menjadikan meja menjadi tampak lebih baru dan enak dilihat. Tapi kalau mau pakai meja antic tanpa dipoles pun tidak masalah. Yang penting nyaman.

Inspirasi dari Mba Zata yang saya dapatkan dan selama ini tak pernah terpikirkan adalah aksesoris di meja kerja yaitu membuat Mood Board yang bisa dibuat sendiri dan disesuaikan dengan selera masing-masing.

Menurut Mba Zata, aksesoris di meja kerja dapat meningkatkan mood lebih baik lagi sehingga otomatis meningkatkan produktivitas kerja juga. Mood Board yang bisa dibuat di papan atau karton, dapat berupa foto liburan, foto keluarga, tokoh dan artis favorit atau hal-hal yang selalu membangkitkan semangat.

Bisa juga menempelkan quotes pribadi yang dihias sesuai selera. Dan berikan sentuhan yang mewakili kepribadian.

Buat juga Kalender temple yang fleksibel dan mudah dilihat sehingga dapat membuat jadwal harian atau pengingat waktu yang membantu aktivitas rutin sehingga dipastikan taka da yang terlewat atau terabaikan.

Mba Zata juga menganjurkan supaya di ruang kerja terdapat tumbuhan hidup yang dapat membantu daya serap dan konsentrasi. Dalam hal ini, Mba Zata memberikan pernyataan dari suatu penelitian yang menerangkan bahwa tumbuhan yang ada di ruang kerja dapat mengurangi stress dan meningkatkan mood baik.

Saran dari Mba Adelya dan Mba Zata, jika pilih tumbuhan indoor sebaiknya pilih yang awet seperti pohon zaitun, kaktus, bonsai dan palem-paleman.

Oke Fix! Saya setahap-setahap mulai menata rumah yang masih berantakan dengan berbagai barang yang tak terpakai. Dimulai dengan unboxing lagi kardus-kardus serta buntelan-buntelan berisi barang tak terpakai untuk dibagikan saja.

Setelah itu baru atur tone warna dengan berbagai printilannya. Alhamdulillah terima kasih atas berbaginya Mba Adelya dan Mba Zata. Aplicable banget.

Mahasiswi Baru



Belajar lagi di usia senja bukan hal yang aneh menurut saya karena belajar itu tanpa batas dan ilmu yang didapat sangat bermanfaat untuk diri sendiri juga lingkungan. Tak pernah ada ilmu yang sia-sia tentunya. Orang tua kuliah lagi pasti ada sesuatu yang menjadi tujuan penting dalam hidupnya. Bukan untuk mengejar kualifikasi karir semata.

Pengobatan Kanker Lebih Efektif Dengan Kanker Imunoterapi

Mendengar kata “Kanker” setiap orang apalagi yang awam langsung terbawa pada image “susah sembuh bahkan jarang yang sampai sembuh, ada pun yang survive tapi tak banyak. Pikiran ini banyak menghantui pasien kanker maupun keluarganya. Sangat wajar mempunyai pikiran seperti itu karena pengobatan kanker memerlukan proses panjang dan banyak yang harus dilalui.

Tren Hijrah Milenial Memberi Dampak Positif

Achmad K Permana, CEO Bank Muamalat Indonesia, Tbk 

Bicara soal hijrah bisa dari kehidupan sehari-hari dan tak jauh dari apa yang sering dilakukan. Hal ini bisa menjadi langkah awal untuk melakukan hijrah yang lebih jauh lagi. Ketika saya bertanya-tanya soal hijrah dalam hati dan bingung mau mulai dari mana, bagai dayung bersambut, datang undangan dari Bank Muamalat untuk mengikuti Hijrah Talk pada 26 Juli lalu di Muamalat Tower.