Featured Slider

Punya Usaha Sendiri Dibantu Prosesnya Hingga Tuntas Dengan DropshipAja



Pandemi jangan dijadikan alasan untuk menunggu uluran tangan orang lain tanpa usaha dulu. Harus pandai-pandai mencari celah peluang dari yang flkesibel dilakukan. Saya freelancer ada beberapa pekerjaan yang di-cancel dan kontinuitas pekerjaan yang biasanya berkurang walau masih aman.

Untuk jaga-jaga, saya pengin coba usaha yang lebih ke usaha produk, gak harus di seputar jasa menulis saja. Tapi masih bingung juga saat itu, mau buat makanan, sudah coba try and error merasa kurang pas. Merasa gak pede saja takut kurang ini itu. Inginnya jual snack packing gitu.

Gabung di Komunitas Jangan Pipis Sembarangan Yuk Untuk Peduli Lingkungan!

 


Buat pecinta taman dan ruang terbuka hijau,  tempat ini merupakan tempat ternyaman untuk santai, mengais inspirasi saat merenung, buat janjian atau bikin acara kumpul yang asyik. Namun sebuah petaka saat semangat menghampiri sebuah taman, disambut bau menyengat yang khas dari urine manusia. Luluh lantak harapan bisa santai di taman cantik itu. Mana mungkin bertahan walau pemandangan indah tapi harus sering tutup hidung?

Balik Nama Sertifikat Rumah Secara Mandiri

 

Dokumen Pribadi

Punya rumah sendiri dengan hak milik mutlak setelah melunasinya tentu saja akan benar-benar tenang jika nama di sertifikat kepemilikan rumah sudah bukan atas nama nama developer-nya. Tapi sudah terpampang nama sendiri. Terbayang betapa plong hati saat semua sudah di genggaman. Karena tuntas perjuangan dari awal booking, akad kredit, menyicil bertahun-tahun hingga bolak baliknya pengurusan dokumen yang diperlukan untuk balik nama. Status hukumnya semakin kuat, bukan?

Mengurus balik nama sertifikat rumah bisa melalui jasa notaris atau orang lain jika kesibukan tak bisa dikompromi. Biayanya bisa mencapai 1-2 Juta Rupiah jika melalui calo standar yang berkeliaran di Gedung BPN atau melalui jasa resminya. Jika ada kenalan, teman atau siapa saja yang dapat dimintai tolong, bisa juga memakai jasanya dengan harga yang disepakati. Tapi kalau diurus sendiri hanya 50ribu Rupiah saja biayanya!

Saya pribadi, memilih mengurusnya sendiri, selain lumayan jauh harga ongkosnya, uang yang dipakai buat bayar calo kan bisa digunakan untuk keperluan lainnya?  Pertimbangan saya mengurus sendiri karena ingin dapat pengalaman juga, bagaimana prosesnya pengurusan balik nama ini?

Walau antre dan harus mempersiapkan semuanya sendiri, saya cukup enjoy mengurusnya. Bahkan mendapat pengalaman berharga saat melakukan step by step nya.

Syarat Balik Nama dari Hak Guna Bangunan ke Hak Milik

Lunas Cicilan KPR

Jika membeli rumah cicilan tentunya harus melunasi dulu. Seperti saya, yang beli via KPR BTN yang akad kreditnya di 2010 estimasi lunas harusnya pada 2025. Tapi karena saya dapat rezeki lebih di 2017 maka segera saya lunasi agar tak capek menyicil lagi setiap bulannya.

Sebagai catatan, jika Teman-teman menyicil KPR baru di bawah lima tahun, ketika melunasinya pasti akan kena denda, jadi jika ingin melunasi KPR tunggu sampai batas waktu di atas lima tahun. Kalau saya melunasi setelah 7 tahun menyicil jadi tidak kena denda.Ini sudah peratuan di KPR mana pun. 

Prosesnya setelah melunasi, ambil dokumen di bank berupa sertifikat rumah yang masih berstatus Hak Guna Bangunan dan masih atas nama Developer, Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Akta jual beli dan Surat Pengakuan Hutang dari Notaris. Satu bundle itu didapatkan setelah melalui proses pengecekan dan menandatangani surat berita acara, baru bisa dibawa pulang.

Tertib dan Rutin Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Lunasi PBB adalah salah satu syarat mutlak juga agar proses balik nama menjadi Hak Milik bisa dijalankan. Pengalaman saya, pernah terlewat untuk beberapa tahun tidak tertib bayar PBB, lalu pas mau bayar melunasi semuanya, gak bisa! Karena diblokir dan harus mengurus ke Kantor Pajak langsung. Bayangin, saya tinggal di Pamulang Tangerang Selatan harus urus PBB ke Kantor Pajak di Tangerang Utara karena posisi rumah yang saya beli di daerah Tangerang Utara.

Keribetannya harus antre dari pagi, bisa dipanggil sore, itupun kalau belum tutup, kalau keburu tutup harus balik lagi dan ini saya alami banget. Tapi gak apa-apa, lagi-lagi saya cukup enjoy. Kan di luar kantornya banyak jajanan, bisa jajan cireng, batagor atau mie ayam dulu hahaha.

Intinya, jangan sepelekan bayar PBB. Jangan sampai telat ya. Sudah bisa dibayarkan mulai Bulan April hingga awal Agustus setiap tahunnya.

Dokumen Untuk Peningkatan Hak Atau Balik Nama

  • Formulir Permohonan yang disediakan Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN)
  • Sertifikat Asli
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • Fotokopi PBB (Tahun Berjalan) SPPT & STTS
  • Surat Kuasa (Jika pakai jasa orang lain) bermaterai dan lampirkan fotokopi KTP Pemberi dan Penerima Kuasa

Semua dokumen ini harus dibawa aslinya juga untuk diperlihatkan dan kepentingan verifikasi pihak BPN. Untuk jaga-jaga supaya tak ribet bolak balik, sediakan dua lembar fotokopi dari masing-masing dokumen tersebut.

Setelah semua dokumen siap, ambil antrean. Antrean pertama untuk verifikasi dokumen di counter 1 setelah itu kita tunggu dipanggil di loket berikutnya untuk pengurusan balik nama sertifikat, kalau waktunya pas, bisa sehari jadi tapi kalau antrean banyak dan kita datangnya siang ya wassalam. Bakalan harus balik lagi besoknya. Dan ini saya alami banget karena malas datang pagi. Jadi kalau mau cepat kelar datanglah sejak ayam jago berkokok hehe.

Prosesnya gak ribet, setelah selesai tinggal bayar deh Rp.50.000 saja di loket khusus. Dan kita akan dapat kuitansinya untuk mengambil sertifikat yang sudah atas nama sendiri. Selesai deh

Cara Balik Nama SPPT PBB Individu

Sekalian saya mau bagi pengalaman juga cara membuka blokir PBB supaya bisa dibayar kembali plus mengganti nama di Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan sebab kalau gak diurus balik nama di PBB, nanti namanya masih tertera developer bukan nama kita.

Ini dia caranya :

Datang ke kantor pajak yang ditunjuk, yang sesuai dengan lokasi rumah yang dibeli.

Urus pelunasan dengan membawa bukti pembayaran PBB sebelumnya.

Setelah dibayar lunas, mari kita Mutasi SPPT PBB Individual dengan membawa berikut ini ke Kecamatan setempat:

  1. Surat Permohonan Mutasi
  2. Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) & Lampiran Surat Pemberitahuan Objek Pajak (LSPOP)  
  3. Fotokopi KTP Pemohon (2 Lembar)
  4. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah
  5. SPPT PBB (Asli) Tahun Berjalan & Fotokopi 1 Lembar
  6. Surat Keterangan dari Lurah atau Desa
  7. Print Out Keterangan Lunas Tunggakan PBB
  8. Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen (Buat saja sendiri)
  9. Dokumen Pendukung lainnya (apabila diperlukan atau diminta)

Saya sarankan, buat urus mutasi  SPPT PBB ini sebaiknya minta surat keterangan dari lurah atau desa dulu, baru bawa beserta dokumen lainnya ke kantor kecamatan di mana domisili rumah tersebut. Biasanya langsung diproses dan tahun berikutnya SPPT PBB kita sudah atas nama sendiri. Yayyy

Demikianlah Teman-teman semoga bermanfaat ya, ini penting biar kekuatan hukumnya kuat dan bisa tenang lahir batin. Apalagi jika sewaktu-waktu mood sedang jelek dan ketika gak sopan sama Allah SWT saat tidak mensyukuri karunia nikmat Nya, bisa pandangin sertifikat ini dan rasa syukur kembali membuncah, benar gak?

Rumah Hasil Ngeblog Alhamdulillah

Rumah yang saya lunasi ini 80% dari keringat saya sampai otak keriting dan rambut botak karena menulis dan menulis, membaca dan membaca serta mikir dan mikir untuk pekerjaan ngeblog dan content writer. Kenapa 80% ? Karena 20% nya memang saya DP dan cicil saat masih kerja di balik meja alias ngantor, ya Cuma 3 tahun berarti ya? Jadi gak banyak kontribusinya dari hasil kerja ngantor karena DP nya pun saat itu kecil banget.

Rumah ini segera saya lunasi dan langsung balik nama karena biar tenang lahir dan batin. Jadi bisa fokus ke goal-goal lainnya, seperti in syaa Allah naik haji, alhamdulillah juga tabungannya sudah saya lunasi lalu berangkatkan umrah Bapak saya juga sudah dan kuliah lagi, ini juga sudah masuk semester 2. Alhamdulillah. Nikmat mana lagi yang kamu dustakan ya Ani? Kamu gak perlu ngeluh sama omongan orang lain kalau kamu ini single parent yang penting sudah melakukan hal-hal terbaik dan tidak merepotkan orang lain.

Mohon maaf saya pamer ya, niat saya hanya buat kasih semangat sama pembaca, Allah yang tahu, orang lain ngrira “riya” ya bukan urusan saya. Saya maklumi, karena beda tipis antara bangga dan riya itu jaraknya. Yang penting semangat! Jangan sampai orang yang digunjing sudah sampai ke mana pencapaiannya, sementara kamu masih berkutat di hal yang kurang penting *Ikon senyum

Rumah Sakit Di Jakarta

 

RS Mayapada Jakarta
UGD RS Mayapada Jakarta (Dok Pri)

Pernah gak Teman-teman merasa bingung saat harus perawatan gigi namun di rumah sakit terdekat gak tersedia prasarananya? Lalu saat urgent ingin memeriksakan kesehatan yang lebih spesifik tapi sumber daya tenaga kesehatan dan infrastrukurnya juga gak tersedia? Sering pasti ya hal ini dihadapi? Apalagi jika tempat tinggal di pinggiran kota atau di wilayah perkotaan namun kurang strategis.

Medical Check Up
Saat MCU di RS Mayapada Jakarta

Fasilitas kesehatan yang terdekat menjadi prioritas utama saat darurat tetapi ketika ingin melakukan rangkaian pemeriksaan kesehatan lebih lanjut yang memerlukan fasilitas laboratorium dan sarana prasarana lainnya, pasti yang dicari adalah rumah sakit atau klinik yang terekomendasi.

Rumah Sakit Mayapada

Karena saya tinggal di Tangerang Selatan, sudah pasti dekatnya ke Jakarta Selatan jika ada keperluan untuk ke rumah sakit Jakarta. Selama ini, saya cukup puas saat mendapat layanan dari rumah sakit di Jakarta Selatan. Misalnya, saat ingin general check up saya lakukan di Rumah Sakit Mayapada yang jaraknya tak begitu jauh dari rumah saya, yaitu Lebak Bulus.

Rumah Sakit Mayapada ini tak terkesan seperti rumah sakit, dari luar sudah terlihat gedungnya yang megah, rapid an bersih dengan taman  di sekelilingnya. Begitu masuk, langsung dihadapkan dengan Starbucks Coffee dan beberapa kuliner serta toko buku branded. Beberapa eskalator juga nampak beroperasi. Tak ada sedikitpun menyeruak bau-bau khas rumah sakit seperti obat, karbol atau sejenisnya. Dalam hati saya berdecak “Ini kayak mall!”

Para tenaga kesehatan lalu lalang namun tak lepas dari senyuman yang dilemparkan kepada setiap yang berpapasan dengann ya, siapapun itu. Sungguh rumah sakit yang nyaman dari mulai sarana, prasarana hingga sumber daya manusia tenaga kesehatannya.

Di sana saya dan anak saya melakukan general check up dengan peralatan yang lengkap, modern disertai konsultasi dengan dokter yang sangat ramah dan detail.

Setelah urusan selesai, saya berkeliling rumah sakit ini, ternyata prosedur dari mulai penerimaan pasien Unit Gawat Darurat pun sangat tertata dan sesuai standar yang berlaku untuk sebuah rumah sakit. Terlihat tanda garis kuning, hijau dan hitam di lantai sebagai peunjuk harus diarahkan ke mana pasien yang datang tersebut.

Saya juga takjub dengan fasilitas fisioterapi yang sangat lengkap di sana. Jarang ya rumah sakit menyediakan layanan ini?

Happy Dental Clinic
Happy Dental Clinic One Belpark Mall (Dok Pri)

happy dental clinic

Perawatan Gigi di Happy Dental Clinic

Kalau urusan gigi, untuk treatment tertentu  saya lebih suka di Happy Dental Clinic yang lokasinya berada di dalam One Belpark Mall Jl.Fatmawati Jakarta Selatan. Pertimbangannya, saya ingin mendapatkan treatment tuntas untuk pembersihan karang gigi atau memasang kawat gigi anak. Sebab untuk dua hal ini, tidak dapat memakai BPJS, kalaupun pembersihan karang gigi bisa gunakan BPJS dan dilakukan di puskesmas, tapi harus dilakukan tiga kali pertemuan, misalnya, hari pertama, hanya gigi atas saja, pertemuan kedua gigi bawah lalu pertemuan ketiga meuntaskan kebersihannya. 

Malas kan kalau bolak balik? Belum antre nya. Jadi saya pilih di Happy ental Clinic, dokter dan staff nya pun raman-ramah. Pokoknya memuaskan walau harus bayar. Habis treatment, bisa shopping window deh di mall nya.

Halodoc

Jika sudah sangat urgent butuh penanganan cepat soal sakit yang diderita, seperti panas hebat, luka dan kondisi tidak normal lainnya, saya sering konsultasi melalui aplikasi Halodoc yang menyediakan juga layanan konsultasi online dan pembelian obat melalui apotek rekanannya. Pernah, suatu waktu, anak saya panas hingga 40 derajat celcius. Hari sudah menjelang tengah malam. Saya langsung buka aplikasinya, dokter yang bertugas melayani dengan baik dan memberikan resep yang harus dibeli saat itu.

Resep pun saya beli tanpa harus ke luar rumah dan tiba tak sampai sejam, alhamdulillah anak saya cepat ditangani dan panasnya reda.

Melalui Halodoc juga bisa membuat janji dengan rumah sakit yang menjadi rekanannya. Sehingga mudah mendapatkan jadwal yang sama-sama disepakati. Tingkat kepedulian pihak Halodoc juga patut diacungi jempol! Pernah saya membeli obat migraine yang cukup keras melalui aplikasi ini tanpa konsultasi dulu dengan dokter. Sehari kemudian saya ditelepon dari dokter Halodoc yang mengingatkan bahwa membeli obat-obatan yang cukup keras harus konsultasi dulu supaya tidak menimbulkan efek samping.

Terima kasih Halodoc sudah banyak membantu saya di masa krisis dan ketika ada urgensi.



Disinfeksi Total Ruangan Tanpa Kimia Dengan Teknologi Sinar UV-C

 


Soal bersih-bersih saat pandemi begini menjadi perhatian khusus semua warga. Jika tadinya ngepel lantai rumah cukup seminggu dua kali, kini menjadi setiap hari bahkan sehari bisa dua kali atau lebih sering lagi. Mengingat Virus Covid-19 semakin tinggi saja penyebarannya. Apalagi setelah ada pengumuman dari WHO yang mengatakan bahwa Covid-19 berpotensi bertahan lama di udara karena bersifat aerosol. Ini menimbulkan rasa cemas bertambah juga.

Sehat Mental Dengan Mindfulness Agar Ringan Langkah Untuk Maju

 

Pusing dengan banyaknya tugas domestik, pekerjaan utama, mengurus komunitas dan membuat program untuk portal perempuan yang saya bangun bersama tim, membuat saya tak sempat baca buku, nonton film atau sekadar ngobrol bersama teman. Semua terkungkung dalam rutinitas yang tak berjeda itu.

Mengenal Koperasi Lebih Dekat Sesuai Fungsinya


Sebagai generasi X akhir, tak jauh dari usia generasi milenial, saya sudah mengenal koperasi sejak sekolah dasar karena di sekolahan ada koperasi untuk membeli peralatan menulis, seragam, makanan hingga buku pelajaran. Saya suka betah kalau sudah berada di koperasi karena melihat banyak hal di sana. Bahkan saya tertarik ketika ada ibu-ibu menitipkan dagangannya di sana. Melihat transaksi seperi itu jadi terekam di kepala saya bahwa koperasi membantu marketing usaha kecil rumahan juga.