Featured Slider

Bhumi Rasa Obati Rasa Kangen "Me Time" Bareng Keluarga

 


Tak dipungkiri, hampir delapan bulan tak bertemu secara fisik dengan keluarga besar membuat saya homesick walau di rumah sendiri. Soalnya, sebelum pandemic ini menyerang dunia, saya selalu menyempatkan berkunjung ke rumah orangtua di Bandung, Paman dan Bibi di Tangerang Utara dan Bogor serta kerap berkumpul dengan teman untuk berbagi cerita atau keseruan.

Bersihkan Rumah Hingga Tuntas Dengan Cahaya

 


Rasanya wabah Covid-19 ini masih saja bertahan entah sampai kapan. Semua rencana jadi buyar dan beberapa hal yang menimbulkan ketidaknyamanan baik secara individu maupun sosial terjadi satu per satu. Seperti minggu lalu, saat sepupu saya meninggal saya tak bisa datang ke rumah bibi karena kondisi daerah rumah saya juga bibi saya yang masih zona merah Covid-19.

Investasi Aman bersama Pluang S&P 500 Micro E-Mini S&P 500 Index Future

Pic By Pixabay 


Pandemi dan resesi, ini adalah dua kata mengerikan di 2020. Tak pernah terbayang dua situasi ini akan menggempur kehidupan sekarang dengan kompleksnya permasalahan. Antara kesehatan, kebutuhan hidup sehari-hari yang kini tak mudah dan hubungan sosial yang menimbulkan kesalahpahaman saat pembatasan sosial yang ditujukan untuk keselamatan ini.

Memotivasi Kreativitas Orang Tua Untuk Membangun Psikis Baik Pada Anak Selama Di Rumah Saja Melalui Gizi Seimbang Dan Aktivitas Bonding

 


Rasanya prihatin setiap hari saya mendapat kabar dari adik saya yang masih punya anak usia 4 tahun, anaknya sangat merasakan kebosanan karena sama sekali tak ke luar rumah. Sampai makan pun harus dipaksa karena moody. Biasanya, keponakan saya ini kalau makan suka sambil bermain di luar rumah atau sambil bersepeda di depan rumahnya. Trik ini dilakukan adik saya supaya anaknya cepat menghabiskan makanannya. Karena kalau di rumah saja, sering diemut dan lama bahkan harus dipaksa. Karena keponakan saya makannya juga suka yang spicy jadi ini sungguh dilemma terhadap nutrisinya. Sudah susah makan, pilih-pilih pula.

Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Untuk Blogger

 



Selama ini saya berbahasa Inggris untuk keperluan pekerjaan dan menghadiri konferensi internasional hanya berbekal rasa percaya diri bukan karena mahir karena kemampuan Bahasa Inggris saya belum lancar. Baik dari segi penataan grammar maupun diksi yang luas. Bermodalkan nyambung saja saat berkomunikasi, itu prinsip saya sebelumnya.

Punya Usaha Sendiri Dibantu Prosesnya Hingga Tuntas Dengan DropshipAja



Pandemi jangan dijadikan alasan untuk menunggu uluran tangan orang lain tanpa usaha dulu. Harus pandai-pandai mencari celah peluang dari yang fleksibel dilakukan. Saya freelancer ada beberapa pekerjaan yang di-cancel dan kontinuitas pekerjaan yang biasanya berkurang walau masih aman.

Untuk jaga-jaga, saya pengin coba usaha yang lebih ke usaha produk, gak harus di seputar jasa menulis saja. Tapi masih bingung juga saat itu, mau buat makanan, sudah coba try and error merasa kurang pas. Merasa gak pede saja takut kurang ini itu. Inginnya jual snack packing gitu.

Gabung di Komunitas Jangan Pipis Sembarangan Yuk Untuk Peduli Lingkungan!

 


Buat pecinta taman dan ruang terbuka hijau,  tempat ini merupakan tempat ternyaman untuk santai, mengais inspirasi saat merenung, buat janjian atau bikin acara kumpul yang asyik. Namun sebuah petaka saat semangat menghampiri sebuah taman, disambut bau menyengat yang khas dari urine manusia. Luluh lantak harapan bisa santai di taman cantik itu. Mana mungkin bertahan walau pemandangan indah tapi harus sering tutup hidung?