Pulpen Adalah Tongkat Ajaib Masa Kini

21:40 Ani Berta 12 Comments

Saya masih merasakan sewaktu SD saya tak sabar ingin cepat-cepat memasuki kelas 3, hanya karena ingin segera memakai pulpen saat menulis. Melihat paman dan bibi yang menulis empuk di kertas memakai pulpen seperti besar sekali prestige nya. Apa lagi ketika melihat orang tua memakai pulpen bukan sekadar untuk menulis. Tetapi mereka menggunakan juga sebagai aksesories di saku bajunya.

Memasuki kelas 3 SD, akhirnya saya dan teman-teman sekelas diizinkan memakai pulpen untuk menulis. Karena kami sudah terhitung mampu menggunakan pulpen. Saya saking senangnya, hampir sering mengganti buku catatan yang cepat habis karena kegemaran menuliskan apa pun di dalam buku selain pelajaran sekolah. Bereksplorasi dengan ganti-ganti model tulisan tangan. Dari mulai huruf cetak sampai huruf tegak bersambung. Percaya diri sekali. Dan ini berkat pulpen.

Cerita pulpen memasuki usia dewasa, dari kuliah sampai sudah jadi ibu-ibu saya ke mana pun selalu membawa pulpen dan catatan. Dua benda ini menurut saya adalah nyawa ke dua juga selain handphone. Dalam tiap kesempatan, jika ada sesuatu yang penting saya suka mencatat konvensional. Tak cukup foto, rekam atau ketik di gadget. Menurut saya, hal menyelamatkan itu adalah pulpen. Kalau spontan merekam dalam catatan, tak akan pernah kehilangan moment.

Contoh peran pulpen yang membuat saya mendapatkan pekerjaan adalah ketika lulus kuliah, saya main-main ke kantor Depnaker. Kalau sekarang Disnaker ya. Di sana saya ketemu Pak Darmawi Honggo, baru meninggal sebulan lalu. Alm di Depnaker sedang training beberapa calon karyawannya untuk perusahaan jasa di Jakarta. Lalu, saat Alm di tempat foto copy, tidak membawa pulpen. Kebetulan saya yang berada di situ meminjamkan pulpen yang saya bawa. Beliau sangat berterima kasih .

Alm Pak Honggo saat itu bertanya mengapa saya nongkrong terus di kantor Depnaker, lalu saya bilang, kalau saya baru lulus kuliah dan sedang mencari lowongan pekerjaan sesuai pendidikan Akuntansi. Alm kelihatan buru-buru lalu memberikan no hp yang dituliskan di buku yang saya bawa. Katanya jika butuh informasi pekerjaan, bisa menghubunginya kapan saja.

Saya saat itu kurang tertarik karena ingin kerja di Bandung saja dekat keluarga. Bekerja di Bandung beberapa tahun kurang menantang. Saat bosan, saya beres-beres buku di lemari dan menemukan catatan no HP Pak Honggo di sana. Dengan pertimbangan kerja di Bandung kurang menantang, saya hubungi Pak Honggo dan terjadi deal kerja di Jakarta. Langsung ditempatkan menjadi Akunting. Dan saya tak pernah lupa, benang merah semua ini adalah karena pulpen saya.

Pulpen bukan sekadar pencatat tapi juga prestige dan menunjukan identitas pemiliknya. Saat networking akan menonjol kepribadian yang smart jika tersemat pulpen dalam saku atau di mana pun ditaruhnya pulpen tersebut.

Pulpen juga mencerminkan minat pemiliknya. Kalau dulu, pulpen itu terlihat kaku, terkesan resmi dan bayangannya hanya digunakan untuk hal-hal resmi. Semakin bergeser, pulpen punya kelas tersendiri terutama di kalangan generasi muda. Pulpen sekarang banyak corak dan pilihan. Bisa menjadi ajang gaya hidup yang fun.

Marvel Century II
Century II Captain America

Century II Iron Man

Century II Spiderman

CROSS produsen pulpen yang mengeluarkan produk-produk berkualitas ini selalu berinovasi memenuhi kebutuhan konsumennya. Seperti sekarang ini. Produsen Pulpen dari Amerika ini mengeluarkan seri CROSS MARVEL SUPER HERO Special Edition Collection. Ada 3 Super Hero yang mewarnai pulpen anti macet dan anti bocor ini. Spiderman, Captain America dan Iron Man. Ketiga karakter ini menjadi penghias pulpen CROSS yang terlihat mewah dan fun.

Tech II Captain America, IronMan, SpiderMan

CROSS MARVEL punya tempat tersendiri, menjadi salah satu barang mewah yang memberi suntikan semangat dengan cara fun bisa pilih tipe-tipe nya. Hadiah yang cocok selain menyenangkan orang lain, menghadiahi pulpen juga akan memberi efek sugesti kemajuan karir atau pendidikannya. Percaya deh, saya mengalami hal itu.

Jadi, Pulpen yang kayak mana yang menjadi seleramu?

You Might Also Like

12 comments:

  1. Teh, itu selain pulpen biasa, juga sekaligus smart pen buat screen gadget ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ada stylusnya (bantu jawab) hehe

      Delete
  2. Bagus bagus pulpennya. Aku jadi pingin nulis kisahku tentang pulpen juga baca tulisanmu te

    ReplyDelete
  3. Pulpennya mauuuuu dong! Satu aja teh, yang merah :) Keren banget!

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  4. Meski jaman udah digital...pulpen tetep kepake kok...

    ReplyDelete
  5. Subhanallaah. Pulpen ternyata bisa sangat berperan ya Teh. Belum pernah punya cerita yang semonumental cerita teh Ani sih tentang pulpen. Tapi saya inget juga dulu memang belum dibolehin pakai pulpen waktu masih baru belajar menulis. :D

    ReplyDelete
  6. Saya baru tau juga rupanya cross sudah lama menekuni industri pulpen.

    Hasilnya pun terbilang sempurna dengan ragam pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

    Dan tongkat ajaib itu sekarang menjelma menjadi sebuah pulpen teh Ani.

    ReplyDelete
  7. Saya baru tau juga rupanya cross sudah lama menekuni industri pulpen.

    Hasilnya pun terbilang sempurna dengan ragam pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

    Dan tongkat ajaib itu sekarang menjelma menjadi sebuah pulpen teh Ani.

    ReplyDelete
  8. Bener banget..
    saya setuju dengan tulisan diatas, mantep deh, terima kasih sudah boleh mampir dan terima kasih

    ReplyDelete
  9. Pulpennya lucu-lucu

    Iya sih sekarang pulpen bukan sekadar untuk nulis tapi bisa buat investasi. Banyak loh kolektor pulpen mahal.

    ReplyDelete
  10. kalo tongkat zaman dulu bisa buat sulap dan sihir, sekrang tuplen juga bisa buatsihir, yaitu menyihir hati dengan tulisan dan puisi indah, hehehe

    ReplyDelete
  11. "Saya masih merasakan sewaktu SD saya tak sabar ingin cepat-cepat memasuki kelas 3, hanya karena ingin segera memakai pulpen saat menulis. Melihat paman dan bibi yang menulis empuk di kertas memakai pulpen seperti besar sekali prestige nya. Apa lagi ketika melihat orang tua memakai pulpen bukan sekadar untuk menulis. Tetapi mereka menggunakan juga sebagai aksesories di saku bajunya"

    Ini saya banget Mbaaak... hahaha.....
    Pulpen CROSS MARVEL SUPER HERO bagus bangeeeeettttt.... @_@ pengen punyaaaa....

    ReplyDelete