Sunday, 9 July 2017

MRT Jakarta dan Lifestyle

Share it Please

Impian memiliki fasilitas MRT sejak lama, sebentar lagi terkabul. Dulunya Cuma ngiler saat merasakan MRT di Singapura dan lihat di televisi untuk negara-negara lainnya. Dalam hitungan tahun, In Syaa Allah 2019 kita, Indonesia bakalan menikmati MRT Jakarta.

Privilege banget saat saya di add di forum Jurnalis dan Blogger MRT sehingga saya selalu mendapatkan update terkini progress pembangunan MRT, ini salah satu tulisan saya yang mengulas tentang MRT Jakarta 

Pada halalbihalal Tanggal 5 Juli 2017 lalu, saya dan teman-teman Blogger juga teman Media mendapat informasi update lagi tentang pembangunan MRT Jakarta. Progress sampai per 30 Juni 2017 dipaparkan Pak Wiliam. Untuk pekerjaan di permukaan dan bawah tanah, sudah mencapai 74,89% terutama Depo Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Senayan.

Ada beberapa bagian lahan untuk Stasiun Haji Nawi yang masih belum ada kesepakatan dengan peilik lahan namun hal ini tidak akan menghambat penyelesaian MRT Jakarta sesuai tenggat waktu serta target yang telah ditentukan. Proses negosiasi secara tertib masih dilakukan.
Lebih menarik lagi, konsep pembangunan MRT dengan TOD (Transit Oriented Development) banyak manfaatnya untuk semua pihak, baik masyarakat maupun institusi. TOD adalah pembangunan berorientasi transit dan berikut ini adalah manfaatnya:
Bagi Pengguna Transportasi baik umum maupun pribadi

Memperoleh manfaat transit sehingga mengurangi kemacetan karena kendaraan tidak numpuk di jalanan lagi, polusi juga berkurang dan semakin produktif. Masyarakat akan semakin produktif jika tidak capek di jalan dan pengurangan waktu tempuh pun akan didapatkan. Jadi, tak ada lagi istilah “Tua di jalan”

Pemilik Properti

Mendapatkan peningkatan aksesibilitas transportasi dan kemudahan

Pemilik Bisnis

Berbisnis di area lalu lalang dan banyaknya masyarakat yang transit memberi keuntungan secara ekonomi bagi pelaku bisnis. Mengingat masyarakat yang transit sering melakukan berbagai aktivitas untuk memenuhi kebutuhan sambil jalan. Akesibilitas antara pegawai dan pelanggan pun jadi dipermudah.

Pemerintah Daerah

Peningkatan pendapatan melalui konsumsi dan pemasukan fiskal

Kota dan Penduduknya

Area transit akan dilakukan peremajaan di sekitar area transit sehingga kenyamanan lebih tercipta. Kota jadi semakin cantik, berfasilitas dan penduduk semakin dipermudah dengan berbagai kebutuhannya.

Pada kawasan TOD Fase 1 ini, MRT Jakarta rencananya akan menjadi operator utama. Hal ini mengacu pada PERDA No.3 Tahun 2008 Pasal 3 Huruf (C), PERGUB No.53 Tahun 2017 Pasal 38 dan PERGUB No.44 Tahun 2017.

Menariknya lagi, di setiap kawasan stasiun MRT Jakarta, ada Non Fare Box Business yang mendukung Lifestyle pengunjung atau pengguna jasa MRTJ. Ini sangat menguntungkan berbagai pihak menurut saya, karena pelaku bisnis ada wadah dan pelanggan yang pasti dan pengguna jasa MRTJ bisa melakukan berbagai aktivitas menyenangkan selama dalam perjalanan.

Bahkan bisa memenuhi kebutuhan berbagai transaksi. Lifestyle yang mendukung diantaranya adalah Toko-Toko, Fashion, Food & Beverages, ATM and Others.

Jadi, MRTJ tak hanya sekadar tempat lewat atau transit tapi pemenuhan gaya hidup dan banyak hal menyenangkan yang bisa dilakukan selagi di perjalanan. Tak akan membosankan atau mengalami kejenuhan dan kepenatan karena melihat setiap stasiun yang selalu padat dengan lalu lalang orang.

Konsep MRTJ sudah dipikirkan secara matang konsepnya, bahkan mendatangkan konsultan yang berpengalaman dalam proses penyelesaian proyek ini. Semoga Jakarta menjadi lebih baik lagi dengan kehadiran MRTJ ini. Jakarta makin tertib dan cantik karena solusi kemacetan diantaranya sudah teratasi.

16 comments:

  1. Sudah enggak sabar banget untuk ngerasain MRT dan berharap bahwa kondisi transportasi Jakarta lebih tertib dan teratur,orang lebih suka naik MRT daripada bawa kendaraan pribadi. Smoga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba dari rumah saya ke Lebak Bulus aku deket ke Depo :)

      Delete
  2. Pertama kali ikut acara ini, jadi tahu sudah sampai mana pembangunannya. Ga sabar deh buat menikmati MRT Jakarta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah tau progress nya kita jadi tahu kapan bisa menikmatinya :)

      Delete
  3. Setiap kali aku berangkat ngajar di kampus di daerah Fatmawati, pasti selalu kena macet dari pembangunan MRT ini karena jalanannya tertutup pembangunan.

    Sabaar, sabaar, insyaAllah kalau udah selesai semua bisa menikmatinya ya teh. Semoga juga bisa mengatasi permasalahan kemacetan di Jakarta juga. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, sabar sedikit untuk hasil yang lebih baik. Nantinya juga hasilnya buat kita juga :D

      Delete
  4. Aku juga penasaran bagaimana kondisi Jakarta nanti saat MRT sudah beroperasi. Lebih penasaran lagi dengan stasiun MRTnya sih, hehehe. Pengen cobain nanti kalau sudah jadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa gathering di dalam stasiun soalnya nyaman hahaha

      Delete
  5. MRT Jakarta ini impian saya juga sejak dulu. Selalu ngiri liat tetangga sebelah.

    ReplyDelete
  6. Ga sabar tuk naik MRT,smg pengerjaannya dpt tpt waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting progressnya udah meningkat terus Mba :)

      Delete
  7. udah 75%, berarti bentar lagiiiiiii :)
    ga sabar nunggunya, biar transportasi di ibu kota ga kalah sama negara tetangga, sekaligus jadi solusi pengurai kemacetan

    ReplyDelete
  8. Semoga MRT jakarta segera ttlaksana ...

    ReplyDelete
  9. Gak sabar teh nunggu MRT ini jadi. Kalo semua transportasi umum udah bersinergi seperti di kota-kota besar lainnya, aku gak bakalan ragu untuk kemana-mana jalan kaki.

    ReplyDelete
  10. ini akan jadi andalanku di tanah air nih mbaaa

    ReplyDelete

Blogroll

About