Brian May, Celine Dion dan Michael Jackson Melegenda dan Menginspirasi


Bicara musik, saya tidak punya batasan suka musik apa, kalau enak didengar di telinga saya berarti enjoy. Tapi lagi-lagi mengerucut, karena sejak kecil dicekoki pendengaran dengan suara tape yang memutar lagu-lagu rock lawas, seperti Rolling Stones, Led Zeppelin, Queen, Van Halen dan lain-lain, jadi saya lambat laun menyukainya.

Tak sekadar suka, musik-musik rock lawas itu jika terdengar, selalu mengingatkan ke keluarga. Di mana saya sekarang merantau dan jauh dari mereka. Kadang buat mengobati rasa kangen saya malah suka nyetel lagu-lagu tersebut.

Dari sekian penyanyi legendaris, hanya tiga yang membuat saya menjadi fans beratnya. Kalau cerita legend, tiga artis ini yang berhasil mengubah jalan pikiran saya soal karya, kredibilitas, integritas dan maestro.

Photo By Seymour Dunchan

Brian May

Gitaris Band QUEEN ini, menurut saya paling idealis di antara personel QUEEN lainnya, selalu mengingatkan yang agak-agak belok, walaupun gak selalu dituruti, namun Brian tetap bijaksana cara menyampaikannya. Dan tak membuang teman dalam kondisi apapun.

Ketika saya nonton Bohemian Rhapsody, tampak kepribadian Brian yang ngemong teman-temannya dan selalu memberikan input berguna dalam setiap karya yang dibuat bersama. Urusan perdebatan atau melakukan revisi brutal terhadap sesuatu yang tak pas buatnya, wajar saja, namanya juga ingin memberikan sesuatu yang maksimal ya? Buktinya, Freddie Mercury yang sempat vakum dari QUEEN beberapa saat, merindukan kembali saat-saat revisi lirik lagu dari Brian.

Kehidupan Brian juga sangat unik. Semua sisi otaknya bekerja maksimal. Selain menjadi maestro musik, suami Anita Dobson ini juga seorang Astrofisika dengan gelar Ph.D nya dari Imperial College. Tentu saja ini adalah dua bidang yang sangat berbeda ya? Pemusik yang juga Astrofisika. Tetapi Brian mampu dan konsisten menjalaninya, bisa total melakukannya.

Tak berhenti di situ, Brian juga aktif membela hak-hak hewan yang tergabung di Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) sebuah organisasi yang konsen di urusan kesejahteraan hewan dan berpusat di Inggris Raya. Dan pria kelahiran 1947 ini didaulat menjadi wakil ketuanya.

Menjalankan berbagai aktivitas dengan dasar ilmu yang berbeda, itu sangat luar biasa. Diperlukan switch yang pas dalam menjalaninya tentunya. Sangat tidak mudah. Tapi mungkin Brian menjalaninya karena passion dan dilakukan dengan senang hati, makanya semuanya bisa konsisten dijalankan.

Brian mengisi masa tuanya dengan tetap berkarya dengan sesama personelnya di QUEEN, Roger Taylor. Mereka tetap membuat pertunjukkan dan sejumlah acara lainnya. Ini luar biasa kan? Untuk referensi tentang Brian May saya masih sedikit mendapatkannya. Berharap saya bisa mendapatkan buku biografi tentang Brian May yang terlahir dengan nama Brian Harold May ini. Ada sih, judulnya Special Red Guitar tapi sekarang susah mendapatkannya, bahkan di Toko Buku impor pun sudah gak ada. Beli harus di Amazone uwuwuwuw mahal di ongkir kayaknya.

Tak apalah, mudah-mudahan suatu saat bisa nemu buku ini soalnya masih ingin menyelami kepribadiannya yang unik dan keren itu. Selalu jadi inspirasi jika ada hal yang luar biasa dari sisi kehidupan orang lain. 

Photo By DPA Microphones

Celine Dion

Mulai menggemarinya sejak saya masuk SMA, sejak hits nya lagu Beauty and The Beast yang menjadi soundtrack film dengan judul yang sama di awal 90an. Celine menyanyikan lagu ini bersama Peabo Bryson. Apik sekali! Lalu saya membeli kasetnya dan suka dengan semua lagu dalam album tersebut.

Saya pun gerilya berusaha mencari DVD album pertamanya yang berjudul Unison dan salah satu lagunya yang berjudul Where Does My Heart Beat Now menjadi salah satu lagu favorit saya.

Setiap ada peluncuran album baru, saya selalu membelinya, mulai dari Unison, Celine Dion, The Colour of My Love, Falling into you, The Power of The Dream hingga A New day Has Come. Saya masih punya kaset versi pita nya. Tapi sudah saya museum kan soalnya sekarang saya gak punya radio tape hehehe.

Sisi kepribadian Celine yang sangat saya suka selain karyanya yang bersuara emas dengan nada tinggi, juga kepedulain dan rasa sayangnya terhadap keluarga sangat kuat. Celine juga termasuk tipe celebritis yang adem ayem rumah tangganya.

Di samping itu, yang saya suka dari sikapnya adalah rendah hati dan profesionalitas yang diterapkannya. Perempuan kelahiran 1968 ini pun tak akan segan bersikap tegas kepada para kru nya saat persiapan pertunjukkan demi kelancaran show nya.

Banyak yang ingin saya ceritakan mengenainya, lagi-lagi saya harus menemukan banyak referensi juga, ditunggu ya, tulisan Celine yang terhubung dengan artikel ini.

Photo By, TLS

Michael Jackson

Michael Jackson dengan lagu Dangerous dan Billie Jean sangat memukau saya. Saat SMA, saya setiap hari dengarin lagu-lagu Michael Jackson ini dan menonton film The Jackson Five dibolak balik serta cari tahu tentangnya di berbagai media. Saat itu belum era internet jadi hanya mengandalkan televisi, radio, koran dan majalah.

Setiap ada info tentang MJ ini, selalu saya gunting dari koran atau majalah, lalu saya tempel di kertas HVS untuk dijadikan kliping. Rasanya tergila-gila deh saat itu. Sampai ingin kontak langsung tapi yang ada cuma alamat fans club, itu pun dalam format P.O Box. Kalau sekarang enak ya, bisa langsung tektokan sama idola melalui sosial media.

Kalau dulu, mengandalkan surat yang dikirim via pos. Itu pun bergantung pada perangko yang harga berapa jika ingin cepat sampai.

Oh ya, yang saya kagum, MJ karya-karyanya tak bisa ditiru orang, baik suara, tarian hingga lirik lagunya. Pokoknya tak ada yang bisa menyamainya. MJ juga penyayang anak-anak dan membela hak asasi manusia melalui lirik lagunya, salah satunya lagu  Heal The World.

MJ pergi terlalu cepat. Tapi karyanya tetap abadi. Goon too soon.

Itulah artis legendaris yang cukup menginspirasi saya. Bukan sekadar karyanya tetapi sisi lain kehidupan mereka yang unik dan luar biasa. Hal ini dapat memotivasi siapapun.

No comments