Empat YouTube Channel Favorit yang Bikin Saya Punya Pintu Doraemon



Partner belajar saya bukan hanya buku atau webinar, ada satu channel yang sangat membantu membawa saya untuk deep learning sekaligus memperoleh entertainment content yang bikin saya ikut melanglang buana hanya dengan menyimak layar gadget, bak pintu Doraemon yang dalam hitungan detik bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain kapanpun sesuai keinginan. Yaitu, Youtube Channel!

Dengan modal akun google dan jaringan internet saja, saya bisa mendapatkan banyak hal, dan berikut ini channel YouTube favorit yang selalu saya nantikan update-nya:


1. Leonardo Edwin

Akun @LeonardoEdwin dengan ciri khas opening sapaan “Hai masih dengan aku Leonardo Edwin, Waddup!” memiliki 2,46 Juta subscribers ini bikin mengenyangkan hasrat traveling semua pengunjung ke channel ini karena Leonardo yang akrab disapa Lele ini selalu detail menceritakan semua destinasi yang dikunjunginya. Mulai dari semua destinasi di Indonesia hingga mancanegara.

Storytelling dengan penyampaian yang santai khas Gen Z, Lele tidak pernah gagal membawa semua audiens untuk larut dalam perjalanannya. Saya pribadi, kalau mau nonton semua tayangannya, harus dalam keadaan santai dan alokasi waktu yang khusus. Karena saya benar-benar menikmati  setiap destinasinya sambil mencerna pengetahuan baru yang disampaikan Lele.

Misalnya, saat Lele ke Negara Suriname, Tibet, Afrika Selatan, hingga negara-negara Indochina, banyak hal yang tak diangkat di konten orang lain. Misalnya, betapa konvensionalnya di Suriname untuk beberapa transaksi, lalu saat di Tibet dan Kutub Utara, Lele sangat interaktif dengan orang lokal sehingga mempermudah perjalanannya karena bertemu dengan orang-orang baik. Naluri saya sebagai ibu, sangat salut dengan Lele yang berinteraksi dengan seorang ibu di Vietnam yang kesulitan ekonomi tapi masih fighting, di sini Lele tak hanya menjadikan orang-orang yang ditemuinya di destinasi traveling sebagai objek, namun Lele memanusiakan mereka, dengan membantu melalui cara membeli dagangannya, atau berinteraksi hangat.

Apa yang bikin saya suka dengan YouTube Channel Leonardo Edwin?

Dalam mendeskripsikan tempat, makanan khas, budaya, sejarah, dan apapun yang ditemuinya selalu detail dengan penjelasan yang menggunakan referensi. Pokoknya sangat menghibur dan memberi wawasan. Di samping itu, Lele juga bahasanya sopan walaupun Gen Z. Terlihat dari caranya berinteraksi dengan setiap orang yang ditemuinya di tempat tujuan, selalu mengedepankan etika dan adaptif. Sangat pandai membawa diri!



2. Edward Halim

Edward Halim dengan 655K subscribers, kontennya sangat chill saya sampai betah nyimaknya karena pas dia jalan-jalan di berbagai daerah sangat detail mendeskripsikan sesuatu. Bahkan ketika ada sesuatu yang unik, Edward sangat antusias menjelaskan dengan percaya diri.

Konten Edward lebih ke chill di berbagai tempat, mulai dari kulineran, office tour, city tour, dan keseruan istimewa yang didapatkan dengan hal sederhana. Saya suka banget kalau Edward lagi city tour dengan naik angkutan umum di Jakarta,  jalan kaki di New York dan daerah-daerah lainnya di negara bagian Amerika. Oh ya, Edward ini bekerja di Amerika dan pacarnya Sheryn juga bekerja di sebuah brand fashion ternama di sana. Jadi, saat mereka ngonten bareng, terasa seru banget! Apalagi saat office tour di kantornya Sheryn sangat memotivasi. Anak muda yang mandiri dan pandai menitipkan diri di negeri orang. Selain itu, mereka juga bekerja dengan posisi yang bagus dalam menyumbangkan skills yang relevan.

Kalau lagi nonton channel-nya, saya suka terbawa happy dan seolah ikut dalam keseruan jalan-jalannya. Sama dengan Leonardo, Edward menyampaikan setiap informasi selalu dalam bahasa yang sopan namun santai.



3. Great Mind – Edisi Marissa Anita

Channel YouTube Great Mind yang setiap edisinya dibawakan oleh Marissa Anita, membuat saya selalu menontonnya berulang-ulang, dan menyimaknya dengan enjoy. Karena pembawaan Marissa Anita yang asyik, menyentuh, dan smart, bikin saya betah. Misalnya, edisi “Menyederhanakan Hidup”, “Mengatasi Penolakan”, “Prokrastinasi”, “Stoikisme”, dan lain-lain membuat saya pelan-pelan tercerahkan dalam proses menghadapi berbagai tantangan.



4. Purwadhika Digital Technology School

Pak Andin dan Bu Mandy yang memandu sesi belajar melalui channel YouTube Purwadhika ini, sangat mudah dipahami dari setiap paparannya. Karena mereka berdua menyampaikan informasi terkait serial Digital Marketing yang relevan di era kini. Buat kamu yang lagi butuh insight soal Digital Marketing, wajib nonton serialnya di Purwadhika. Di sana dijelaskan tahap-tahap menjalankan proses Digital Marketing yang komprehensif, tidak melulu iklan atau jualan, tapi ada proses branding dan community development yang harus selaras dijalankan. Pak Andin dan Bu Mandy juga sering kasih template untuk keperluan kegiatan marketing secara gratis di beberapa sesinya.

Itu dia empat YouTube Channel favorit saya yang berkali-kali saya kunjungi, bukan sekadar hiburan buat saya, namun menjadi tempat healing sekaligus mengais wawasan dari mereka yang berbagi informasi dengan totalitas. Terima kasih ya, Leonardo Edwin, Edward Halim, Marissa Anita, dan Purwadhika (Pak Andin & Bu Mandy)!

No comments